Home » Bawean » Abaikan Sambari, Kapal Express Bahari Berlayar ke Bawean
Master tukang, tutorial pertukangan

Abaikan Sambari, Kapal Express Bahari Berlayar ke Bawean

Bawean – Belum sepekan Bupati Gresik melarang pelayaran KM Express Bahari ke Bawean, manajemen PT Pelayaran Sakti Inti Makmur (PSIM) melanggar aturan tersebut. Kendati belum mengantongi izin seperti yang diminta Dinas Perhubungan Gresik, kapal pengganti ExpressB ahari 1C ini mengangkut 347 penumpang, Rabu sore.

Dalam pelayaran itu, sempat terjadi kericuhan sesama penumpang. Jumlah penumpang yang mengantongi tiket mencapai 400 orang. Sementara kapasitas tempat duduk hanya 347 penumpang. Karena terbatas, akhirnya 53 penumpang lainnya gagal berangkat.

Kejadian ini menyebabkan seorang calon penumpang jatuh pingsan saat antre masuk kapal. Manajemen PT PSIM berani memberangkatkan kembali kapalnya setelah mendapat restu dari Administrator Pelabuhan Gresik. Itu ditunjukkan dengan izin yang dikeluarkan Kasie Kelaikan Lautan Adpel Gresik, R Sadeli.

Baca:  Dishub Gresik Akan Fokus Tingkatkan Layanan Terminal Angkot

Izin muncul setelah ditekan oleh dua anggota DPRD Gresik asal Bawean, Akhwan dari Fraksi Demokrat dan Muhajir dari Fraksi PKB. Menurut Muhajir sudah sepekan lebih nasib warga Bawean terkatung-katung tidak bisa pulang. “Ini yang kita jadikan alasan untuk mendesak agar kapal Express Bahari berangkat,” katanya.

Sementara itu Kadishub Gresik Nuruddin mengaku dirinya merasa ditilap oleh Express Bahari. “Saya tidak mengeluarkan izin dan dengan tegas melarang Express Bahari untuk berlayar, sebab sudah hampir 1,5 bulan ini mereka tidak mengajukan izin,” keluhnya.

Dijelaskannya, alasan tidak memberikan izin disebabkan karena kapal tersebut dinilai tidak layak untuk berlayar, bahkan dulu pernah pecah lambungnya. “Saya tidak berani menanggung resikonya jika mengijinkan mereka tetap berlayar,” kilah Nuruddin.

Sedangkan Nanang Afandi, Kasie Kepelabuhanan Administrator Pelayaran (Adpel) Pelabuhan Gresik saat dikonfirmasi enggan memberi komentar atas kenekatan Expres Bahari untuk berlayar. “Kebetulan kami sedang melakukan
diklat di Jakarta. Nanti akan kami konfirmasikan ke Pak Sadeli soal ini,” kata Nanang. (san/ris/RadarGresik/jpnn)

Baca:  Ngoleleng Bebhiyen Silaturahim Ala Bawean

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *