Home » Bawean » Calon Penumpang Kapal Bawean Ngeluruk Rumah Qosim
Master tukang, tutorial pertukangan

Calon Penumpang Kapal Bawean Ngeluruk Rumah Qosim

Calon penumpang kapal Bawean Satya Kencana III yang tak terangkut melakukan aksi susulan. Mereka meluruk rumah dinas Wakil Bupati Moch Qosim mendesak Pemkab Gresik segara menyediakan kapal penyebrangan yang memadai. “Sampai kapan kami terlunta-lunta begini,” kata salah seorang warga Desa Suka Oneng Kecamatan Tambak Adi Boi (35) Selasa (6/11) malam.

Menurut Adi, warga Bawean yang mendatangi rumah dinas wabup ini bukan hanya yang tak kebagian tiket. Tapi juga ada yang punya tiket namun ditinggal kapal. Pasalnya kapal berangkat pukul 00.00, padahal seharusnya kapal itu menurut jadwal berangkat pukul 01.00. “Kami sangat kecewa,” Kata Adi. Adi Boi dan calon penumpang lainnya harus bersabar dan bisa ke Bawean lima hari lagi. Dengan demikian selama seminggu menunggu kedatangan kapal dia membutuhkan Rp 500 ribu untuk bertahan hidup di Gresik. “Itu ya untuk kebutuhan makan, rokok, serta penginapan,” terangnya.

Saat berada di rumah dinas wabup, para calon penumpang Bawean sempat berteriak agar wabup keluar menemui mereka. Namun, aksi tersebut sempat terhenti. Sebab, Kabag Ops Polres Gresik Kompol Harnoto tibatiba saja muncul, dan meminta supaya mereka bersikap tenang. “Saya mintalah, supaya tetap tenang, karena ini sudah malam, bahkan pagi, jadi harus tetap tenang kalau mau ketemu pak Wabup,”pinta HarnotoNamun, mereka tidak begitu saja mau menuruti permintaan Harnoto.

Baca:  Bupati Gresik Sarankan FK Unair ke Bawean

Sesaat kemudian, perwakilan dari calon penumpang Bawean ini diizinkan untuk bertemu dengan Qosim. Kepada Radar Gresik, Qosim mengatakan, jika pemkab Gresik akan mengakomodir permintaan para calon penumpang tersebut untuk menyediakan angkutan yang akan mengangkut mereka ke pulau Bawean. “Jadi, kami akan mendatangkan lagi kapal Satya Kencana III pada Jumat 9 Nopember mendatang, jam 18.00,” jawabnya. “Kapal itu berangkat mendahului jadwal karena kapasitasnya sudah penuh,”imbuhnya.

Selain itu, Qosim juga menyatakan jika Pemkab Gresik juga akan kembali memberikan izin kepada Express Bahari, untuk kembali beroperasi di Gresik dan Bawean. “MOU nya nanti akan kami tanda tangani pada tanggal 13 Nopember yang akan disaksikan oleh Adpel pula,”pungkasnya. (jan/rtn/Radar Gresik/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *