Home » Gresik » Aturan Terbaru Gresik Untuk Antisipasi Gafatar Dan Terorisme
Master tukang, tutorial pertukangan

Aturan Terbaru Gresik Untuk Antisipasi Gafatar Dan Terorisme

Aksi terorisme bom sarinah serta munculnya organisasi radikal Gafatar membuat Pemerintah Kabupaten Gresik membuat aturan untuk mencegah masuknya kawanan teroris serta Gafatar ke Gresik.

Aturan tersebut ditegaskan dengan diterbitkannya surat edaran ke Kecamatan yang akan dilanjutkan kepada RT serta RW. Keterangan tersebut disampaikan oleh Akmal Boedianto, Pjs Bupati Gresik ketika menghadiri Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda.

Tujuan dari dikeluarkan surat edaran tersebut setelah adanya salah satu warga Gresik di Perumahan Kota Baru Driyorejo atau KBD, yang dibekuk oleh densus 88 yang dicurigai sebagai anggota teroris bom sarinah.

Terlebih lagi ada kabar yang memberitakan jika adanya kelompok Gafatar yang bermukim di daerah Kebomas, Gresik.

Baca:  Gresik Tidak Punya Komisi Amdal

Akmal mengajak seluruh warga Gresik melalui RT dan RW untuk lebih memantau orang – orang baru yang datang ke wilayah mereka. Dengan melakukan pendataan oleh RT dan RW maka Gresik akan aman dari kelompok teroris serta Gafatar.

Nantinya orang yang akan menginap harus melapor pada RT serta RW dalam waktu 1 x 24 jam. Selain itu datalah identitas tamu lewat KTP atau identitas lain yang dibawa.

Dukungan atas upaya yang dilakukan Pjs Bupati Gresik tersebut disampaikan oleh AKBP Ady Wibowo, Kapolres Gresik. Ady mengaku berterimakasih atas usaha dari Pemkab Gresik yang juga ikut andil dalam mencegah masuknya kelompok radikal ke Gresik.

Bahkan Muspika dari Kecamatan Driyorejo telah melaksanakan hal tersebut dengan mengadakan HT (Handy Talky) untuk berkomunikasi dengan Kepala Desa. Sehingga dengan adanya HT ini akan lebih mempercepat masuknya informasi dan langkah apa yang harus segera diambil.”jelasnya.

Baca:  Golkar Jatim Umumkan Cagub-nya Dua Hari Lagi

 

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *