Home » Gresik » DKR Gresik Menyoroti Potensi Penggelapan Uang Parkir Oleh Dishub Gresik
Master tukang, tutorial pertukangan

DKR Gresik Menyoroti Potensi Penggelapan Uang Parkir Oleh Dishub Gresik

LSM Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Gresik menduga, telah terjadi penggelapan uang parkir Rp 1,333 miliar tahun 2011 di Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik.

Ketua LSM DKR, Jefry Setiono Hasyim, mengatakan kesepakatan awal Dishub dengan pihak swasta sebagai pengelola parkir sebesar Rp 1,543 miliar, tetapi yang disetorkan pengelola parkir sampai bulan Juni 2011 hanya Rp 210 juta. “Jadi ada uang sekitar Rp 1,3 miliar yang raib,” ujar Jefry.

DKR menilai, banyak kejanggalan di Dishub Gresik dalam proses lelang parkir, karena kebanyakan dengan sistem penunjukkan langsung (PL). Padahal nilainya di atas Rp 100 juta.

Beberapa lokasi parkir yang dilelang, Rp 45 juta lokasi parkir Jl Martadinata,  Rp 1,543 miliar lokasi Jl Pasar Baru Gresik, Depan Pasar Sidomoro, Jl Raden Santri dan HOS Cokroaminito. Nilai Rp 42 juta, lokasi Jl A Yani, nilai parkir Rp 84 juta, lokasi parkir Pasar Kota Gresik, dan Rp 27,6 juta, lokasi parkir Jl Kapten Dulasim.

Baca:  Beasiswa S-1 Perhotelan di Bali

Kepala Dinas Perhubungan Gresik, Achmad Nuruddin, mengatakan tanda tangan yang mengatasnamakan Kepala Dishub Gresik yang ditanda tangani oleh Kabid Lalu Lintas Jalan dalam berita acara pembayaran retribusi parkir tidak benar.

“Bahkan salah satu pengelola parkir menggugat Dishub, karena tidak mau membayar sisa pengelolaan parkir Rp 500 juta. Sekarang masalahnya ditangani Bagian Hukum Pemkab Gresik,,” kata Nuruddin, Jumat (11/5/2012). surya.co.id

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *