Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Awas..!, Lahan Proyek Pemkab Gresik Dikuasai Spekulan
Master tukang, tutorial pertukangan

Awas..!, Lahan Proyek Pemkab Gresik Dikuasai Spekulan

mafia tanah gresik
foto:Antara Foto

Kelanjutan megaproyek Pemkab Gresik, pembangunan sarana olahraga di Gresik, yakni stadion di Bukit Lengis serta SOR Aquatik di Jl Wahidin Sudirohusodo, bisa disebut berbeda nasib. Pemicunya, lahan proyek aquatic diduga dikuasai oleh spekulan tanah.

Kondisi ini berpotensi menghambat proses pembebasan karena disparitas harga tanah. Hingga kini proses pengadaan lahan Aquatik belum menemui titik terang. Pasalnya, sejauh ini, harganya yang masih simpangsiur.

Ternyata hingga kini, lahan tersebut belum memiliki harga resmi. Hal itu lah yang membuat tim P2T memutuskan melakukan appraisal harga lahan terlebih dulu. ”Baru, setelah appraisal tuntas, nanti para pemilik lahan akan kami undang,” Kabag Pemerintahan, Yusuf Anshori.

Di sisi lain, dari informasi yang dihimpun di lapangan, ternyata tidak sedikit lahan yang berada di sekitar lokasi proyek Aquatik, ternyata sudah dijual oleh pemilik ke pihak ketiga. Beberapa pemilik lahan yang ditemui menyebutkan, hal ini tidak lepas dari simpangsiurnya proyek pemkab Gresik tersebut.

Baca:  Carikan Solusi Warga Bawean Pemkab Gresik Gandeng Tungkal Samudra

”Sebenarnya, dulu warga sudah setuju. Tapi, karena tidak ada kelanjutan, akhirnya beberapa pemilik lahan menjualnya ke pihak lain,” ujar salah satu pemilik lahan kemarin. Apalagi, kata sumber itu, harga yang ditawarkan pembeli lahan itu lebih tinggi dibanding eksekutif pemkab Gresik. ”Cuma, masih belum semuanya terjual kok,” ujar warga tersebut.

Ketika ditanyakan pada Yusuf Ansori, ia enggan berkomentar soal itu. Dia mengaku belum mengetahui persis kondisi terakhir status lahan tersebut. ”Sebab, ini kan baru dimulai lagi. Makanya, mereka akan diundang,” katanya. Seperti diketahui, dua megaproyek besar tengah disiapkan Pemkab Gresik demi Asian Games.

Proyek itu berupa pembangunan stadion di bukit Lengis senilai Rp 230 Miliar, serta proyek pembangunan SOR Akuatik yang anggarannya ditanggung oleh pemerintah pusat. Sementara itu proses pengadaan lahan proyek stadion sudah mencapai final.

Baca:  Inovasi Gresik, SMS Gateway Untuk Menolong Ibu Hamil

Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Pemkab Gresik memastikan jika pengadaan lahan proyek ini sudah klir. Dimana, seluruh penghuni lahan di area proyek bakal dialihkan menuju lokasi baru, yakni lahan yang ada di seberang bukit Lengis. ”Secara prinsip, seluruh warga di sana sudah setuju. Tinggal kita menyelesaikan lahan pengganti untuk mereka,” kata Yusuf Ansori yang juga menjabat Sekretaris P2T.

Yusuf menjelaskan, untuk teknis pembebasan lahan itu, seluruh penghuni lahan di Bukit Lengis (total ada sekitar 62 pemilik lahan/bangunan, Red) bakal mendapat ganti boyong sesuai dengan harga hasil appraisal (penaksiran) yang sudah dibuat oleh Pemkab Gresik. (san/ris/RadarGresik/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *