Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Bendung Gerak Sembayat Belum Tuntaskan Ganti Rugi
Master tukang, tutorial pertukangan

Bendung Gerak Sembayat Belum Tuntaskan Ganti Rugi

bendung gerak sembayatPuluhan warga Dusun Pakuwon Desa Sidomukti Kecamatan Bungah memprotes langkah Pemkab Gresik yang memulai aktivitas pembangunan proyek Bendung Gerak Sembayat (BGS). Pemicunya adalah tanah pengganti untuk makam warga di desa setempat belum diselesaikan oleh pemerintah. Protes tersebut disampaikan sejumlah warga kepada M Jusuf Anshori Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Kabupaten Gresik, di lokasi proyek, kemarin.

Warga sempat emosi melihat kedatangan pejabat Pemkab Gresik yang dianggap sepihak melanjutkan proyek. Menurut Jayadi, Tokoh Warga Dusun Pakuwoin mengatakan bahwa sebenarnya masih ada masalah terkait makam tanah pengganti. “Makam pengganti belum siap namun jalan sudah diputus untuk proyek,” sesalnya.

Menurutnya pemindahan makam akan terkendala bila jalan desa terputus oleh jalan yang sudah dikeruk alat berat. “Bagaimana bisa kami  memindahkan makamnya,” tanyanya sengit pada Jusuf. Dalam tanya jawab yang berlangsung di warung kopi depan As Bendung Gerak Sembayat ini, Jusuf mengatakan semua tersebut akan ditanggung oleh Pemkab. “Dari 515 makam yang terhitung, separuhnya tidak bertuan. Jadi kami harus lebih teliti lagi.

Baca:  Proyek BGS Gresik Bermasalah, Warga Bungah Tutup Akses

Dan soal pemindahan makam, bagi yang tidak bertuan pemkab Gresik akan membantu namun yang ada ahli warisnya kami juga siap membantu. Habis ini jalan tersebut sudah bisa dilewati warga,” pungkasnya Sementara itu proyek Bendung Gerak Sembayat (BGS) telah dimulai pengerjaannya. Proyek yang didanai APBN sebesar Rp 2,4 triliun diharapkan bisa dapat memberikan manfaat bagi warga Gresik Utara. Proyek BGS yang direncanakan untuk dapat mengatasi banjir, juga dipergunakan untuk bahan baku air PDAM.

Menurut M Jusuf Anshori, sejenak sepekan terakhir alat-alat berat untuk membebaskan lahan telah mulai bekerja. Ditambahkan Jusuf bahwa pihak Pemkab Gresik telah membebaskan tanah sebanyak 63 persen dari 54,88 hektar tanah desa di Sidomukti kecamatan Bungah dan 1,8 hektar di desa Padang Bandung Kecamatan Dukun. “Masih kurang 20 persen tanah masyarakat yang akan dibebaskan. Tanah kas desa 20 persen ini masih menunggu proses dan Minggu depan harus dilaporkan ke Gubernur Jatim,” ujarnya. (san/ris/radargresik/jpnn)

Baca:  Gresik Migas Tidak Siap Kelola Sumur Minyak Sekarkurung

Kata Pencarian:

gambar bendungan sidomukti (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *