Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Box Culvert Kali Tutup Gresik Akan Jadi Parkiran Wisata
Master tukang, tutorial pertukangan

Box Culvert Kali Tutup Gresik Akan Jadi Parkiran Wisata

Box Culvert Kali Tutup Gresik Akan Jadi Parkiran Wisata

Berita Gresik

Pemerintah Kabupaten Gresik memiliki lahan pengganti parkir di Jl RE Martadinata, sekitar 3 Km dari lokasi semula. Menariknya, lahan pengganti berada diatas box culvert Kali Tutup. Persiapan pengganti lahan parkir sedang digarap serius oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan  Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik.

Kedua SKPD ini diminta Bupati Sambari Halim Radianto untuk mempersiapkan rencana pengalihan lahan parkir dalam waktu dekat. Instruksi ini langsung ditindaklanjut DPU dengan mempercepat pembangunan box culvert yang didanai APBN 2012 senilai Rp 20 miliar.

Tidak hanya instruksi, Sambari Halim Radianto turun tangan dengan mendatangi warga di sekitar Kelurahan Kroman dan Lumpur Kecamatan Kota, Jum’at (29/6). Dalam pertemuan tersebut bupati melontarkan ide pada warga terkait penempatan parkiran bis wisata makam Malik Ibrahim. Parkir wisata tersebut bakal menempati lahan diatas bangunan box culvert yang hingga kini masih dikerjakan DPU.

Baca:  Puluhan Desa di Gresik Mengalami Kekeringan

Untuk warga sekitar, Pemkab Gresik akan membangun pusat jajanan serba ada (Pujasera) yang ada di seberang jalan. Nantinya pujasera tersebut  diperuntukkan bagi warga asli Kroman dan Lumpur. Selain pujasera juga dibangun pusat kerajinan dan makanan khas Gresik. Bupati Gresik Sambari saat dihubungi oleh Radar Gresik membenarkan pertemuan tersebut namun Bupati masih menunggu kesediaan warga.

“Saya masih menunggu usul dari masyarakat Kroman dan Lumpur,” tegas Sambari Halim Radianto saat dihubungi melalui selulernya. Bupati menambahkan, rencana tersebut diharapkan bisa mengangkat perekonomian masyarakat Kroman dan Lumpur. “Kita memberdayakan agar warga
dapat menunjang kehidupan keluarganya,” pungkas Sambari.

Menanggapi rencana ini, Supri (35), warga Kelurahan Lumpur Kecamatan Kota mengakui, masyarakat telah mendengar usulan Pemkab Gresik.  Sebagian besar warga menyatakan mendukung rencana parkiran bis yang dipindah ke tempat mereka. “Kami telah mendengar rencana itu, namun belum ada kelanjutannya Mas,” ujar Supri.

Sedangkan Ny Djumani (70) saat ditanyakan oleh Radar Gresik, membenarkan ada pertemuan warga dengan Bupati Sambari. “Iya Jum’at kemarin pak Bupati sama rombongan kecil datang ngajak ngobrol warga,” kata Ny Djumani. Dikatakan, Bupati Sambari menyuruh warga melalui RT untuk
mengajukan usul apa-apa keinginan warga. Untuk diteruskan ke RW dan Kelurahan serta Kecamatan kemudian ditampung ke Pemkab Gresik.

Baca:  Sembilan Industri Gresik yang Hengkang Didominasi Padat Karya

“Bila usulan ini tidak didengarkan disuruh langsung nemui Pak Sambari agar ada tindak lanjutnya,” tambah wanita ini. Dalam dialog ini kata Ny Djumani, bahwa Bupati akan memberi bantuan berupa warung atau stand PKL untuk warga asli Kroman dan Lumpur. “Kata pak Bupati yang  perempuan warga asli Kroman akan diberi bantuan warung dan modal bila setuju parkiran penziarah ditempatkan di sini,” pungkas Ny Djumani. (san/ris) Radar Gresik

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *