Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Bupati Gresik Menghimbau Warga Kedamaian Tidak Jual Lahan
Master tukang, tutorial pertukangan

Bupati Gresik Menghimbau Warga Kedamaian Tidak Jual Lahan

Kedamaian Gresik РGresik yang menggeliat sebagai kota industri semakin dipenuhi para pendatang dan karyawan. kenyataan ini memacu  dibukanya sentra-sentra pemukiman baru dikawasan Gresik. Kawasan yang berpotensi untuk dikembangkan adalah wilayah Gresik selatan. Proyeksi kawasan pemukiman di Gresik selatan membuat banyak makelar tanah bergentayangan.

Saat berkunjung ke Kedamaian,  Sambari Halim Radianto mengingatkan masyarakat Kecamatan Kedamean agar tidak mudah menjual lahan tanah mereka dengan harga murah. Pasalnya, ungkap Sambari, kawasan Kedamean telah diproyeksikan pemkab sebagai zona pemukiman baru di wilayah Gresik Selatan.

Pesan itu disampaikan Sambari pada acara Safari Ramadan di Desa Glindah, Kedamean, Kamis malam (26/7). Selain dihadiri para pejabat pemkab, sekitar 300 warga juga turut menghadiri acara yang digelar di balai desa setempat.

Baca:  DPRD Gresik Curigai Sambari Sembunyikan Nota R-APBD

Bila warga setempat ingin menunaikan ibadah haji dengan cara menjual tanah, dianjurkan Sambari untuk menundanya terlebih dahulu. “Mendaftar saja dulu dengan uang seadanya, toh berangkatnya masih tahun 2021,” ingat bupati lagi.

Menurut bupati mantan pengusaha itu, jika warga terburu-buru melego tanahnya saat ini maka harganya dipastikan sangat murah. “Jadi jangan keburu menjual, soalnya kawasan saudara ini bakal menjadi wilayah pemukiman yang banyak dilirik investor perumahan,” imbuh Sambari mengingatkan.

Disamping beramah tamah, Sambari juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kecamatan Kedamean, Wringin Anom, Menganti dan Driyorejo. Totalnya sebesar Rp 3,4 miliar. Rincian bantuan untuk musala sebesar Rp 2,4 miliar, untuk 2.130 anak yatim sebesar Rp 426 juta, untuk 1.538 janda miskin dan veteran Rp 307,6 juta, 4 LPTQ Rp 60 juta, santunan kematian Rp 175,5 juta.

Pernyataan Sambari tersebut nampaknya mendapat respon antusias dari warga. Wilayah strategis untuk pengembangan perumahan di gresik memang selalu menjadi sasaran empuk makelar tanah. Jika warga tidak diingatkan bisa dengan mudah menjual lahannya. sbypg/did/ed:gresik.co

Baca:  Bupati Gresik Janji Beli Kapal Untuk Bawean Tahun 2013

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *