Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Galian Tak Terkendali, Bukit Kertosono Gresik Rusak
Master tukang, tutorial pertukangan

Galian Tak Terkendali, Bukit Kertosono Gresik Rusak

galian c
Gambar ilustrasi dari hariansumutpos.com

Aktifitas penggalian tanah atau biasa disebut Galian C di Bukit Kertosono Kecamatan Sidayu makin tidak terkendali. Lokasi penggalian makin meluas karena jumlah lokasi penambangan galian C juga bertambah banyak. Kondisi ini menyebabkan kawasan asri di Desa Kertosono menjadi rusak.

Berdasarkan pengamatan di Bukit Kertosono terdapat galian baru. Itu diketahui dari keberadaan alat berat seperti bachoe dan truk-truk yang mengangkut galian. Aktivitas di lokasi ini tergolong nekat karena galian ini dulu pernah didemo warga pada bulan Maret tahun ini. Saat didatangi lokasi galian lama memang sepi, namun melihat dari keberadaan alat dan bekas galian nampak masih ada aktivitas galian.

Hanya terlihat truk tangki air yang mengambil air dilokasi tersebut. Mariyatin (35) warga Kertosono menyebutkan, setelah di demo aktifitas penggalian memang sudah berhenti sebentar. “Sama warga sini di galian tersebut jalannya sudah ditutup oleh batu. Jadi truk-truk pengangkut galian tersebut tidak bisa melewatinya,” katanya menjelaskan.

Baca:  Hebat, Eternit Gresik Jadi Basis Produksi Eternit ASEAN

Mariyatin menambahkan oleh pengusaha galian ditempat itu akhirnya mereka membeli tanah untuk keluarnya jalan angkutan truk mereka. “Jadi mereka membeli tanah belakang untuk keluarnya jalan. Dulu ketika masih terbuka dan galiannya belum didemo banyak truktruk mereka melewati jalan raya hingga menyebabkan jalan menuju Lamongan rusak,” ujarnya.

Dalam pantauan Radar Gresik di lapangan, banyak juga truk galian desa Lasem yang melewati jalur utama. Hingga jalan desa tersebut berdebu dikarenakan bongkahan galian yang jatuh ke jalan. Lalu lalang truk pengangkut galian C ini membuat fisik jalan yang menghubungkan Gresik – Lamongan cepat rusak.”Para truk tersebut melewati sini  jadi bikin rusak jalan dan lingkungan.

Baca:  Petrokimia Gresik Digelontor Rp. 1,5 T dari Bank Sumitomo

Sekarang ini jalan diperbaiki lagi sepanjang 1 kiloan,” sambungnya. Sementara itu Camat Sidayu Suwartono saat dihubungi mengaku tidak tahu ada galian baru di Bukit Kertosono. “Yang saya tahu adalah galian di desa Lasem bukan di Kertosono. Tapi besok saya cek lagi karena sekarang malam ini saya mengikuti istighosah di pendopo,” katanya sambil menutup telepon. (san/ris/radargresik/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *