Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Gresik Migas Menolak Kenaikan Harga Gas PHE-WMO
Master tukang, tutorial pertukangan

Gresik Migas Menolak Kenaikan Harga Gas PHE-WMO

GRESIK MIGAS – KABUPATEN GRESIK

Keinginan Pertamina Hulu Energy West Madura Offshore (PHE-WMO) menaikkan hargas ke PT Gresik Migas mendapat perlawanan. Manajemen PT Gresik Migas meminta PHE-WMO menghormati kontrak yang sudah disepakati antara keduanya. Menurut informasi yang  dihimpun, PHE-WMO berniat menaikkan harga gas ke PT GM dari 6,11 dollar AS/MMBTU menjadi 6,77 dollar AS/ MMBTU.

Kenaikan itu didasarkan atas naiknya harga gas di pasaran internasional. Jika kenaikan itu terjadi, PT GM bakal kehilangan potensi pendapatan.  Sebab, PT GM saat ini sudah mengikat kontrak penjualan gas ke sejumlah pihak dengan harga 7,1 dollar AS/MMBTU. Direktur Utama PT GM,   Bukhori kepada Radar Gresik menegaskan, pihaknya tidak terpengaruh dengan kenaikan harga yang disampaikan PHE WMO.

Menurutnya, PT GM tetap akan memakai acuan kontrak yang sudah disepakati dengan PHE-WMO. “Gak bisalah mereka mengubah kontrak pembelian yang sudah disepakati. Kita akan negosiasi lagi atas kenaikan harga gas dengan mereka (PHE-WMO, Red). Negosiasi juga akan kita  lakukan dengan pembeli kita seperti New Gas dan PT AEI,” terang Bukhori.

Baca:  Perusahaan Gresik Mulai Banyak Mendaftar Jamsostek

Penegasan serupa disampaikan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Selaku pemegang saham terbesar atas PT GM, Pemkab Gresik  berkepentingan atas kenaikan itu. Menurut Sambari, pihaknya meminta pihak-pihak terkait untuk menghormati kontrak yang sudah ada.

“Tidak bisa kenaikan dilakukan sepihak ketika kontrak sudah disepakati sebelumnya. Kita pasti akan negosiasi ulang seandainya kenaikan itu  benar-benar terjadi,” jawab Sambari Halim Radianto ketika membuka acara Penanaman Mangrove di lokasi kontrak kerja PHE-WMO di Desa Sidorukun Kecamatan Kota, kemarin.

Di tempat yang sama, Senior Vice President & General Manager PHE WMO, Imron Ashari menyatakan, kenaikan harga gas bukan ditentukan oleh PHE WMO. Kenaikan itu dilakukan oleh BP Migas. Naiknya harga gas, menurut dia, juga terjadi di semua kontraktor produk sharing (KPS). “Soal kenaikan berapa jumlahnya, saya tidak hafal hitungannya, yang tahu bagian keuangan. Saya juga tidak tahu berapa harga jual kontrak gas antara PHE-WMO dengan Gresik Migas,” terang dia.

Soal kemungkinan adanya negosiasi ulang kontrak yang sudah disepakati, Imron Ashari enggan menjawab. “Kalau soal itu kami belum bisa  memberikan keterangan, silakan ditanyakan langsung ke BP Migas saja,” jawab Senior Vice President & General Manager PHE WMO . Radar Gresik

Baca:  Gadis Kafe Menjadi Kurir Sabu di Gresik

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *