Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Gubernur Jatim dan Bupati Gresik Bagi – bagi Sembako
Master tukang, tutorial pertukangan

Gubernur Jatim dan Bupati Gresik Bagi – bagi Sembako

acara soekarwo di gresikGresik – Gubernur Jawa Timur dan Bupati Gresik hari ini turun ke masyarakat untuk membagi sebako. Acara pembagian sembako ini diharapkan bisa menurunkan harga yang cenderung naik dan meringankan kebutuhan warga. Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengemukakan,  turunnya harga sembilan bahan pokok (sembako) di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Gresik pada saat Ramadhan dikarenakan adanya subsidi transportasi angkutan sembako.

“Hanya di Provinsi Jawa Timur yang harga sembakonya mengalami penurunan menjelang lebaran ini, sebab pemprov memberikan subsidi angkutan sembako,” kata Soekarwo usai membagikan paket sembako kepada warga di Kabupaten Gresik, Minggu.

Ia mengatakan, dalam pantauan terakhir di beberapa daerah harga untuk beras premium turun dari Rp8.500 menjadi Rp8.300, gula pasir turun dari Rp12.600 menjadi Rp12 ribu dan minyak goreng curah dari Rp11 ribu menjadi Rp10.500.

Baca:  Urai Kemacetan, Tol Gresik - Sidoarjo Dibangun Tahun Ini

Meski demikian, masih ada beberapa harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, namun tidak banyak, seperti telur yang mengalami kenaikan dari Rp17 ribu menjadi Rp17.500.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto juga mengakui, harga kebutuhan pokok di wilayah Gresik juga cenderung menurun, seperti beras IR 64 yang awalnya sebesar Rp8.500 menjadi Rp7.500 perkilogramnya.

Selain itu, gula pasir dari Rp12.800 menjadi Rp12.500 perkilogram, daging sapi dari Rp63 ribu menjadi Rp61 ribu perkilogram dan minyak curah dari Rp11.300 menjadi Rp10.800 per liter.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf itu menjelaskan, pihaknya bersama Gubernur Jatim Soekarwo memberikan subsidi transportasi untuk tiga jenis bahan pokok sebesar Rp6 miliar guna menekan kenaikan harga beras, minyak goreng, dan gula selama Ramadhan 2012.

Baca:  Petrokimia Gresik Luncurkan Bantuan Untuk masjid dan Mushala

“Kita sudah dua tahun melakukan langkah terobosan berupa subsidi transportasi untuk ketiga jenis bahan pokok itu, karena itu kita siapkan Rp6 miliar hingga Rp7 miliar sesuai dengan tingkat kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, mekanisme penyalurannya adalah dengan menggunakan klaim. “Misalnya, Bulog selaku distributor beras atau distributor minyak goreng dan gula bisa mengajukan klaim biaya transportasi untuk bahan pokok yang diedarkan selama Ramadhan,” katanya.

Wagub Jatim juga mengakui, subsidi yang dilakukan tidak akan sepenuhnya menurunkan harga bahan pokok, namun akan menekan kenaikan ketiga bahan pokok itu agar tidak terlalu tinggi. “Kalau toh naik, tentu tidak akan terlalu tinggi. Itu terobosan kita, tapi cara klasik juga ada, seperti operasi pasar, pasar murah, dan bagi-bagi sembako murah,” katanya (antrjtm)

Baca:  Kaplingan Pantai Banyuurip Gresik Mendapat Protes Warga

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *