Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Jalan Tol Gresik – Surabaya Ambles
Master tukang, tutorial pertukangan

Jalan Tol Gresik – Surabaya Ambles

jalan tol gresik rusakGresik – Salahsatu ruas di jalan tol Surabaya-Gresik kemarin mengalami amblas di Km 9.200 arah pintu tol Kebomas. Peristiwa itu terjadi diduga akibat penurunan tanah sehingga jembatan box culvert yang ada di ruas itu ikut amblas. Tidak ada insiden kecelakaan kendaraan bermotor akibat penurunan ini, namun ruas ke arah Lamongan ini mengalami kemacetan sepanjang 1 Km.

Kemacetan terparah terjadi pada pukul 07.30, dimana arus kendaraan yang mengarah ke Lamongan tidak bisa bergerak sama sekali. Kemacetan dirasakan sejak Km 7.300. Itu terjadi setelah jembatan box culvert terputus sesaat setelah mengalami amblas. AKibat kejadian ini, pihak pengelola tol terpaksa menutup ruas yang mengarah ke Bunder dan Lamongan.

Menurut Yanuar Prasetyono, Kepala Perbaikan Tol  Surabaya-Gresik, jembatan amblas terjadi sekitar pukul 06.15. Tiba-tiba saja, box culvert yang menjadi penyangga tol itu amblas sedalam 30 cm. Amblasannya pun cukup lumayan. Yakni sepanjang 10 meter dengan lebar dua meter.

Baca:  Pembebasan Lahan BGS Gresik Capai 85 Persen

Akibatnya, beberapa kendaraan terpaksa tertahan di bibir amblasnya box culvert yang berada di ruas Kebomas itu. Tak lama berselang, petugas tol akhirnya menutup tol tersebut. Seluruh kendaraan yang sudah terlanjur masuk tol, akhirnya dialihkan keluar pintu tol Romokalisari.

Sedangkan, ruas tol dari menuju Kebomas dan Manyar ditutup. Tak hanya itu, kendaraan yang masuk dari pintu tol Kebomas juga dialihkan lewat dalam kota Gresik. Imbasnya, beberapa kemacetan sempat terjadi di beberapa ruas jalan.

Salah satu dampak terparah akibat kerusakan ini terjadi di pintu keluar tol Romokalisari. Penutupan pintu tol Kebomas membuat antrean  kendaraan yang keluar tol mencapai dua kilometer. Kemacetan juga sempat terjadi di ruas jalur protokol di kota Gresik. Terutama jalur yang menuju arah Lamongan.

Pasalnya, seluruh kendaraan (termasuk kendaraan besar) terpaksa melintas di jalur itu. Usai insiden itu, pengelola tol PT Margabumi Matraraya (MBM) melakukan penanganan darurat. Di mana, area amblasan box culvert itu ditutup sementara dengan tumpukan sirtu. Kuasa Dirut PT MBM Harlim Kristanto saat dikonfirmasi kemarin menjelaskan, insiden itu diduga kuat akibat turunnya tanah penyangga box culvert yang mengalami penurunan.

Baca:  DKR Gresik Menyoroti Potensi Penggelapan Uang Parkir Oleh Dishub Gresik

”Sehingga, pelat yang menjadi penghubung box culvert dengan tanah ikut amblas,” kata Harlim. Penurunan tanah penyangga itu sendiri tidak lepas dari kontur tanah sekitar yang merupakan rawa-rawa. ”Sebenarnya, hal ini sudah kita antisipasi. Makanya, antara tanah dengan box culvert kita pasangi pelat itu,” katanya.

Tol itu sendiri dibuka sejak sore kemarin setelah ditutup sirtu. Meski hanya perbaikan darurat, pengelola tol mengklaim jika tol tersebut masih aman dilewati. ”jadi, pengendara tetap bisa melintas,” katanya.

Sementara itu Yanuar Prasetyo Kepala Perbaikan Tol Surabaya-Gresik mengatakan bahwa sudah diprediksikan sejak awal kasus ini. “Jalan tol itu tidak ada paku buminya dikarenakan diatasnya tergantung kabel listriktegangantinggi, sedangkankontur tanah adalah rawa jadi amblas,” katanya saat ditemui Radar Gresik.

Baca:  Kasus Kekerasan Wartawan Gresik Tidak Akan Dipetieskan

Ditambahkan Yanuar untuk sementara sisi kanan sepanjang 5 meter telah diberi tumpukan sirtu agar bisa dilalui pemakai jalan tol. Sedangkan yang kanan masih diperbaiki oleh pekerja. “Butuh waktu seminggu untuk perbaiki ini semua, pekerja memperbaikinya siang malam. Sekarang kami masih menunggu lampu penerangan,” pungkasnya. san/ris/radargresik

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *