Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Pemkab Gresik Perketat Pembagian Sembako
Master tukang, tutorial pertukangan

Pemkab Gresik Perketat Pembagian Sembako

sembako gresikPemkab Gresik, Jawa Timur, memperketat pembagian paket sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Kota Pudak ini. Pengetatan itu menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik, Arif Wicaksono, Kamis (9/8) sebagai antisipasi adanya kericuhan serta warga yang berdesak-desakan untuk mengantri.

’’Antisipasi yang dilakukan adalah dengan meminta para pasukan Satpol PP berdiri berbaris dan melakukan pemeriksaan kupon secara ulang. Pasukan Satpol PP yang  berbaris itu membuat pagar menuju tempat mengambil paket sembako, dan setiap petugas melakukan pemeriksaan kupon, sehingga tidak ada yang berdesak-desakan,” katanya.

Pemkab Gresik membagikan sembako pada ribuan warganya. Pembagian sembako itu dilakukan di dua lokasi, yaitu di Pendopo Gresik dan Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di dua lokasi itu ribuan warga antri sembako. Agar tidak jadi persoalan, Satpol PP pun melakukan antisipasi agar tidak terjadi kericuhan. Dikatakannya kericuhan akibat berdesak-desakan dalam mengambil paket sembako di berbagai daerah menjadi pelajaran penting. Makanya, kiat  memperketat pengambilan sembako  untuk mengantisipasi adanya kericuhan bisa diterapkan.

Baca:  Aksi Serentak Buruh Gresik Tolak Outsourcing

“Alhamdulillah, pemberian paket sembako yang dilakukan Pemkab Gresik hari ini di dua tempat, yakni Pendopo Gresik dan Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) berjalan lancar. Tidak terjadi warga yang berdesak-desakan mengantri,” katanya.

Sambari Halim Radianto mengatakan Pemkab Gresik memberikan sebanyak dua ribu paket sembako kepada warga yang berprofesi sebagai tukang becak, pasukan kuning serta anak yatim piatu. Pembagian sembako adalah agenda rutin tahunan menjelang Hari Raya Idul Fitri, dan bertujuan menunjukan rasa kepedulian Pemkab Gresik. Selain itu, membantu meringankan beban anak yatim dan keluarga yang kurang mampu menghadapi lebaran.

“Ini merupakan agenda rutin dan kita berikan sekali dalam setahun, namun kedepan rencananya akan kita tingkatkan menjadi setahun tiga kali dalam setahun, dan tidak hanya pada momen lebaran saja,” katanya. Sementara itu, paket sembako yang diberikan Pemkab Gresik masing-masing berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 kg, 10 mie instan serta uang tunai sebesar Rp 200 ribu

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *