Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Pergudangan di Driyorejo Gresik Sebagian Besar Bodong
Master tukang, tutorial pertukangan

Pergudangan di Driyorejo Gresik Sebagian Besar Bodong

Pergudangan di Driyorejo Gresik Sebagian Besar Bodong. Sebagagai kawasan industri yang berkembang dengan massif, pembangunan pergudangan di wilayah Gresik sangat gencar.

Namun, gencarnya pembangunan gudang tidak diikuti oleh prosedur yang legal. Dari hasil sidak (inspeksi mendadak) anggota Komisi C DPRD Gresik, ditemukan sejumlah gudang bodong alias tak berizin yang beroperasi di sana.

pergudangan gresik
ilustrasi gudang gresik

Data di Badan Penanaman Modal dan Perizinan (BPMP) Kabupaten Gresik menyebut, ada sembilan gudang yang berdiri di sepanjang jalan Karangandong-Legundi, Kecamatan Driyorejo. Dari jumlah itu, ternyata hanya dua yang berizin.

“Setelah kami Sidak, ternyata ada tujuh gudang yang belum memiliki IMB di sepanjang Jalan Karangandong-Legundi tersebut,” kata Ketua Komisi C DPRD Gresik Moh Syafi’ AM, Kamis (31/3/2016).

Baca:  Gas Smelting Bocor Puluhan Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Dengan temuan itu, kinerja BPMP Kabupaten Gresik pun kembali jadi sorotan dewan. Banyaknya gudang bodong itu menjadi bukti lemahnya pengawasan yang dilakukan BPMP. Dan yang tak kalah penting, kondisi inilah yang menyebabkan retribusi IMB menguap.

Sebagaimana ketentuan yang ada, seluruh pergudangan seharusnya mengajukan Izin Pemanfaatan Ruang (IPR) sebelum beroperasi.

“Dari data IPR tersebut, seharusnya diawasi perkembangannya. Jangan sampai dibiarkan membangun dulu sebelum perizinannya lengkap,” tandasnya.

Karena banyak gudang beroperasi tanpa izin, masih kata Syafi’, retribusi dari sektor ini tidak mampu memenuhi target yang ditetapkan. Tahun lalum dari target Rp 175 miliar, BPMP hanya berhasil mendapatkan Rp 87 miliar saja.

Melihat kondisi ini, pihak dewan mengaku akan menggelar rapat dengar pendapat dengan SKPD. Khususnya, untuk membahas temuan pergudangan ilegal tersebut.

Baca:  Masih Banyak Perumahan Mangkrak di Gresik Selatan

 

Source:Tribunnews

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *