Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Perumahan Citi 9 Gresik Diminta Stop Pembangunan
Master tukang, tutorial pertukangan

Perumahan Citi 9 Gresik Diminta Stop Pembangunan

perumahan city nine gresikPerumahan Citi 9 Gresik Diminta Stop Pembangunan. Pengembang perumahan ’Citi 9’ di Jl Sunan Prapen Desa Sekarkurung Kec. Kebomas Kabupaten Gresik, terbilang nekat. Kendati belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Izin Gangguan (HO), pengembang sudah mengerjakan proyek perumahan tersebut. Dewan pun meradang, minta Pemkab segera menutup pembangunan perumahan itu.

Beberapa pekerja bangunan terlihat sibuk menyelesaikan beberapa unit bangunan rumah. Sedikitnya ada lima unit yang sudah berdiri. Bahkan, akses jalan masuk dari Jl Sunan Prapen menuju ke dalam perumahan sudah terlihat rapi dengan paving. Dan gapura masuk perumahan juga sudah berdiri kokoh.

Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Kebomas, Walsono, membenarkan jika perumahan Citi 9 belum mengantongi IMB dan HO. “Kami sudah mengecek ke pengembangnya, mereka mengaku belum mengantongi IMB dan HO,” terangnya, Kamis (14/11).

Baca:  Proyek Normalisasi Kali Lamong Tidak Beres dan Asal-asalan

Hal ini membuat Anggota DPRD Kabupaten Gresik meradang, dan minta Pemkab segera menutup pembangunan perumahan tersebut. Hal itu dianggap suatu pelecehan terhadap pemerintah daerah, karena seharusnya sebelum melakukan pembangun harus memiliki izin dahulu

“Saya minta pemerintah bersikap tegas, proyek perumahan Citi 9 itu hatus ditutup, karena memang belum mengantongi IMB dan HO,” kata M Syafi’ AM, Ketua Komisi C DPRD Gresik.

Lebih lanjut Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik itu mengungkapkan, selain perumahan Citi 9 di Sekarkurung, rumah toko Citi 9 di pojok Jl Tri Dharma Gresik juga tidak memiliki izin. “Ruko Citi 9 ini malah tidak memiliki izin satu pun, tapi mereka melakukan aktivitas tanpa bersalah,” terangnya.

“Pengembang pasti menyadari betul bahwa persyaratan yang dikantongi untuk mendirikan bangunan belum memadai, akan tetapi bisa jadi mereka melakukan kegiatan dengan keyakinan hal tersebut akan tetap ditoleransi, karena sudah mendapatkan lampu hijau dari dinas terkait,” terangnya.

Baca:  Smelter Freeport Akan di Bangun di Manyar JIIPE Gresik

“Ini bukti pemerintah daerah telah dilecehkan oleh pengusaha karena kurang tegas menyikapi pelanggaran,” tandas Syafi’.

Dikonfirmasi terpisah, Penanggung Jawab Perizinan Perumahan Citi 9, Muhammad Aziz membenarkan jika pihaknya belum mengantongi IMB dam HO. Saat ini, perumahan di dekat dengan makam Sunan Giri itu hanya memiliki izin prinsip.

“Kami memang hanya memiliki izin prinsip, dan sejumlah perizinan lain dari Bupati satu bendel. Tapi saya tidak hapal, apa saja izin-izinnya. Untuk izin IMB dan HO sekarang masih dalam proses pengurusan,” ujarnya.

Ditanya terkait adanya pengerjaan proyek, meskipun belum mengantongi IMB dan HO? Aziz menjawab enteng. “Nanti kita akan membayar denda. Saya paham aturan, nanti saya akan bayar denda untuk aktivitas pembangunan yang belum ada IMB-nya. Tapi saya lupa berapa besaran dendanya, ada hitung-hitungannya,” ujar Aziz.

Baca:  Samwil Dicoret Sebagai Komisaris Gresik Samudra

Sementara itu, Kepala Satpol PP Pemkab Gresik, Darmawan mengaku tidak tahu jika Perumahan Citi 9 belum mengantongi IMB dan HO. Dia memastikan akan mengecek ke lapangan, dan jika benar izinnya belum lengkap, pihaknya akan bertidak tegas.

“Kami akan cek ke lapangan dulu. Apa benar izinnya belum lengkap tapi sudah melakukan aktivitas pembangunan? Dan kalau memang benar belum memiliki IMB dan HO tapi tetap melakukan pekerjaan, kami akan menindak tegas. Bisa saja nanti kami menghentikan pengerjaan atau lainnya, tergantung seperti apa pelanggarannya nanti,” pungkasnya.sep/sbypost

Kata Pencarian:

city nine giri gresik (1),perumahan citi nine 9 gresik (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *