Home » Gresik » Ekonomi Gresik » PKL Pasar Baru Gresik Unjuk Rasa Terhadap Arogansi Satpol PP
Master tukang, tutorial pertukangan

PKL Pasar Baru Gresik Unjuk Rasa Terhadap Arogansi Satpol PP

pkl pasar baru gresikPKL Pasar Baru Gresik Unjuk Rasa Terhadap Arogansi Satpol PP. Ratusan PKL (Pedagang Kaki Lima) di Pasar Baru Kecamatan Kota berunjukrasa di Kantor Pemkab Gresik, Rabu (29/08). Mereka memprotes sikap arogan Satpol PP Kabupaten Gresik saat melakukan penertiban, beberapa waktu lalu. Pengunjukrasa yang didominasi perempuan ini datang menggunakan sepeda motor dan mobil bak terbuka kemudian menuju Pemkab Gresik.

Mereka mengutuk aksi arogansi yang dilakukan Kepala Satpol PP Arief Wicaksono bersama anak buahnya saat melakukan pemebrsihan Selasa kemarin terhadap PKL Pasar Kota Gresik. Kedatangan PKL di kantor Pemkab Gresik membawa sejumlah poster dan spanduk berisi kecaman terhadap kinerja Satpol PP.

Di antaranya berbunyi Satpol PP Jangan Main Gusur Saja, Arief Wicaksono Jangan Sok Jago. Juga mereka membawa poster yang bertuliskan Satpol PP Kami Siap Melawan. Koordinator aksi demoPKL Gresik Jefrey mengatakan, pihaknya menuntut agar Kepala Satpol PP Gresik mundur. Sebab, dia menantang PKL pasar baru gresik berkelahi saat melakukan penertiban. “Kami mohon agar Pak Bupati Gresik menindak Kepala Satpol PP yang bertindak arogansi,”
katanya membakar emosi para pendemo.

Baca:  Smelter Freeport di Gresik Berdiri Diatas Lahan Reklamasi

Sedangkan salah satu PKL pasar baru Gresik yang ikut aksi Ramlah mengatakan, dirinya sangat geram dengan tindakan Satpol PP saat melakukan penertiban. “Masa ada Kepala Satpol PP menantang PKL berkelahi gara-gara tidak sependapat,” tuturnya. Aksi ratusan PKL pasar baru gresik, pertama kalinya tidak dijaga puluhan petugas Satpol PP. Pasalnya, setiap pengamanan di instansi Pemkab Gresik selalu dilibatkan bersama petugas kepolisian.

Sementara itu Kepala Satpol PP Arif Wicaksono mengatakan bahwa saat penertiban Selasa pagi (28/8) kemarin dirinya memang melakukan  penertiban di pasar kota Gresik. “Saya akui memang ada penertiban waktu itu. Petugas saya hanya memunguti keranjang buah dan bedak PKL yang berada di depan pagar. Yang didalam pagar pasar kita biarkan,” katanya.

Baca:  Dahlan Iskan Serahkan Penghargaan ARA Ke SG

Selanjutnya Arif mengatakan bahwa dirinya dan pasukannya tidak melakukan perlawanan. “Malah kami saat itu didatangi PKL pasar baru yang membantu PKL pasar Kota. Akhirnya daripada ramai kami pergi. Namun, ketika kami pergi para pedagang menendangi mobil dan truk kami malah
juga ada PKL yang melemparkan timbel timbangan setengah kilo ke arah kami,” lanjutnya.

Ditambahkan, timbel timbangan tersebut mengenai kepala anggota Satpol PP yang bernama Amukri hingga berdarah dan pingsan di truk. “Amukri kami bawa ke puskesmas Alun-alun dan kami mintakan visum, namun pihak puskesmas tidak mau bila tidak ada surat dari kepolisian. Akhirnya kami laporkan ke Polres dan timbel timbangan tersebut dijadikan barang bukti,” sahutnya. Arif mengatakan akhirnya kini Amukri dirawat di UGD
Rumah Sakit Petro. (san/ris/radargresik/jpnn)

Baca:  Clariant, Perusahaan Kimia Raksasa Bangun Pabrik di Gresik

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *