Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Saham Semen Gresik Masih menjadi Buruan Investor
Master tukang, tutorial pertukangan

Saham Semen Gresik Masih menjadi Buruan Investor

saham semen gresikGresik – Saham Semen Gresik terus menjadi buruan investor pasar saham. Emiten berkode SMGR ini terus menjadi incaran pemodal untuk dimiliki karena secara historis mempunyai kinerja yang apik. Bahkan kedepannya pun saham semen gresik ini masih bisa diandalkan untuk memberikan keuntungan bagi para pemegang sahamnya.

Penilaian kinerja keuangan perusahaan merupakan usaha untuk mengukur efektifitas dan efisiensi kegiatan keuangan perusahaan selama periode tertentu, dimana kinerja keuangan sangat mempengaruhi visi dan misi yang hendak dicapai. Hasil penilaian kinerja perusahaan bermanfaat bagi pihakpihak seperti, pemegang saham, kreditur, direksi, atau manajemen dalam perusahaan.

Demikian juga untuk mengetahui sebuah saham di lantai bursa itu menarik atau tidak untuk dikoleksi, salah satu indikatornya adalah  mengetahui dari kinerja fundamental emiten yang akan dijadikan sasaran koleksi. Terhadap kinerja fundamental saham  Semen Gresik, para pemodal di lantai bursa sudah tidak asing lagi dengan emiten berkode SMGR ini.

Dalam lima tahun terakhir (2007-2011) tidak ada yang meragukan kinerja saham Semen Gresik, BUMN ini tergolong sangat kokoh dan terus tumbuh. Hingga akhir tahun 2011, laba per lembar saham (earnings per share/EPS) masih tetap tumbuh yakni 8 persen. Pendapatan (penjualan) SMGR dalam lima tahun terakhir juga selalu meningkat.

Baca:  Minimarket Menjamur di Gresik, siapa yang Diuntungkan?

Terbukti, rasio laba terhadap modal (return on equity/ROE) tetap terjaga di atas 27 persen. Sedangkan rasio utang terhadap modal
(dept to equity ratio/DER) cukup rendah dan stabil yakni 0,35 persen. Bagi investor pasar modal, tak ada yang memungkiri jika kinerja Saham Semen Gresik sangat baik dan memiliki prospek yang terus meningkat sehingga sangat layak untuk dikoleksi.

Memiliki saham semen Gresik ibaratnya jaminan mendapatkan “cuan” atau kekayaan karena perusahaan ini konsisten dalam memberikan
keuntungan bagi para pemegang sahamnya. Dalam lima tahun terakhir, pemegang saham Semen Gresik selalu mendapatkan bagian keuntungan sebesar 50 persen dari laba bersihnya yang diwujudkan dalam bentuk dividen.

Bahkan, Stern Stewart & Co pada awal 2012 mentahbiskan Semen Gresik menduduki peringkat teratas sebagai Perusahaan Pencipta Kekayaan bagi investor. Lembaga pemeringkat internasional yang didirikan tahun 1982 itu berani memberikan penilaian Wealth Added Index (WAI) SMGR sebesar Rp 20,2 triliun. WAI merupakan parameter yang digunakan untuk mengukur besarnya kekayaan (wealth) yang diciptakan oleh perusahaan untuk pemegang sahamnya.

Baca:  Ratusan Hektar Sawah di Gresik Gagal Panen

Lantas bagaimana prospek saham Semen Gresik ke depan? Melihat besarnya potensi historis yang dimiliki saham Semen Gresik, khususnya dalam lima tahun terakhir, perusahaan semen BUMN ini masih memberikan harapan cerah bagi pemegang sahamnya untuk tahun-tahun mendatang. Setidaknya, berdasarkan estimasi fundamental hingga 2015, kinerja Semen Gresik masih memberikan “keramahan” keuntungan di lingkungan para pemegang sahamnya.

Lihat saja prediksi laba per lembar saham (EPS)-nya akan terus meningkat dalam lima tahun ke depan terhitung mulai 2011-2015. Jika tahun 2011 lalu EPS-nya masih berada di posisi Rp 662 per lembar maka pada 2015 optimistis akan berada pada kisaran Rp 1.162 per  lembar atau melonjak drastis sebesar 75,5 persen. Pendapatan (penjualan) Semen Gresik dalam lima tahun ke depan diyakini akan terus tumbuh. Jika tahun 2011 penjualan Semen Gresik membukukan Rp 16,37 triliun, maka pada 2015 pendapatannya diestimasikan akan mencapai Rp 27,48 triliun atau tumbuh 67,68 persen.

Baca:  Lowongan Kerja Pegawai Petrokimia Gresik

Meningkatnya pendapatan perseroan tentunya akan mendorong laba usaha (operating profit) yang bakal dibukukan Semen Gresik pada
2015 yakni sebesar Rp 9,15 triliun, atau melesat 87,1 persen jika dibandingkan tahun 2011 yang senilai Rp 4,89 triliun. Yang tak kalah eksotisnya adalah laba bersih yang siap dibukukan Semen Gresik pada 2015 mendatang, yaitu diperkirakan sebesar Rp 6,89 triliun atau meningkat 75,8 persen dibandingkan tahun 2011 yang mencapai Rp 3,92 triliun.

Dari gambaran indikator tersebut, sudah bisa dibayangkan keuntungan yang bakal diraup bagi para pemegang sahamnya jika separuh dari laba bersih atau 50 persennya dibagikan dalam bentuk dividen seperti yang dilakukan Semen Gresik dalam lima tahun terakhir. Jadi tidak salah jika saham Semen Gresik menjadi salah satu buruan investor pasar modal untuk dikoleksi. (jpnn/rdrsby)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *