Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Sambari Ajak Pengusaha Patuhi UMK Gresik Rp. 1.740.000
Master tukang, tutorial pertukangan

Sambari Ajak Pengusaha Patuhi UMK Gresik Rp. 1.740.000

Sambari Ajak Pengusaha Patuhi UMK Gresik Rp. 1.740.000. Penetapan pergub Pergub No. 72 tahun 2012 yang menentukan Upah Minimum Propinsi memang masih menimbulkan banyak gejolak, khususnya dari kalangan pengusaha Jatim.

Namun Sambari Halim Radianto, selaku Bupati Gresik ingin bergerak cepat dengan melakukan sosialisasi UMK Gresik kepada kalangan pengusaha dan buruh.

Dr. Sambari Halim Radianto berharap pengusaha menerima dengan legowo Upah Minimum Kabupaten (UMK) Gresik tahun 2013 sebesar Rp sebesar Rp. 1.740.000,- sesuai yang ditetapkan oleh Gubernur Jawa Timur. Menurut sambari, penentuan UMK sempat mengagetkan dari nominal usulan sebesar Rp. 1.657.000,- namun setelah turun Pergub No. 72 tahun 2012 berubah menjadi Rp. 1.740.000,- yang merupakan nilai tertinggi se Jawa Timur dan sama dengan UMK Surabaya.

Baca:  DPRD Gresik Pantau Laporan FiktiF CSR Perusahaan di Gresik

Acara sosialisasi UMK 2013 juga dihadiri sekitar 150 orang undangan yang terdiri dari perwakilan serikat buruh, wakil dari perusahaan, anggota DPRD, Chumaidi Ma’un, ketua Kadin Gresik serta beberapa pejabat unsur Pemkab Gresik.

Lebih jauh  Sambari menyatakan, “Namun anda jangan berpikir, kalau UMK tahun depan akan naik seperti sekarang yaitu 38 persen atau bahkan 40 persen. Kalau seperti itu semuanya akan tutup,” katanya dalam sosialisasi UMK Gresik yang berlangsung tempat di gedung Diklat Petrokimia Gresik, Selasa (11/12).

Sementara itu, Ketua Kamar dagang dan Industri (KADIN) Gresik Lailatul Qodri mengajak semuanya untuk menerima dengan baik serta menciptakan suasana kondusif. “kalau tidak kondusif, tentu investor tidak akan masuk Gresik” katanya. Demikian juga harapan dari Perwakilan Serikat Buruh, Ali Muchsin yang mengakui UMK saat ini memang jauh melebihi yang diharapkan.

“Mari kita lebih meningkatkan produktifitas. Pemkab Gresik jiuga harus mengawasi agar kebijakan Peraturan Gubernur tentang UMK untuk bisa ditaati dan dilaksanakan oleh Perusahaan di Gresik,”katanya.

Baca:  Harga Tanah di Gresik Terus Melambung Tinggi

Sambari juga mengajak kepada semua buruh dan pengusaha untuk menciptakan kebersamaan dalam hubungan industrial yang kondusif. Dengan ditetapkannya UMK yang jauh dari harapan Buruh, Bupati berharap agar Buruh lebih giat bekerja, disiplin dan meningkatkan produktifitas. “Sesuai arahan Presiden beberapa saat lalu, agar buruh tidak lagi berunjukrasa anarkis, melakukan sweping serta mengganggu kepentingan umum lainnya. Semuanya harus diselesaikan secara musyawarah”. pintanya.

Kepala Dinas tenaga Kerja Gresik, Edi Purwanto selaku ketua Dewan Pengupahan Gresik menyatakan, sesuai surat Keputusan Menaker trans KEP.231/MEN/2003. Disebutkan, pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari UMK.

“Apabila tidak mampu sesuai SK terrsebut Pengusaha dapat mengajukan penangguhan kepada Gubernur. Penangguhan harus berdasar kesepakatan tertulis antara pengusaha dengan pekerja atau buruh,”pungkasnuya.

Baca:  Gresik Kota Industri dengan 171 Ribu Penduduk Miskin

Sementara itu, di kalangan pengusaha Jawa Timur masih terjadi gejolak resistensi cukup tinggi bahkan Apindo Jatim mengancam melakukan gugatan ke MK. Selain itu, Apindo Jatim juga merilis dampak PHK massal jika UMP Jatim tetap di paksakan.

Upaya Gugatan Hukum Apindo Jatim ini pun mendapat reaksi dari kalangan buruh, Buruh bahkan sempat melakukan aksi turun ke jalan melakukan demontrasi didepan kantor Apindo Jatim. (gresiksatu/LI.com/Surya, edtr:adit)

Suarakan Pendapatmu

comments

2 comments

  1. bapak Bupati harus memberikan contoh pertama kalinya, yaitu dengan memberikan uoah sesuai Pergub 72 th 2013 di Perusahaannya, dimana bersedia diperiksa oleh team Pengawas Disnaker Gresik pada tahun 2013 besok…

    • bapak Bupati harus memberikan contoh pertama kalinya, yaitu dengan memberikan uoah sesuai Pergub 72 th 2013 di Perusahaannya, dimana bersedia diperiksa oleh team Pengawas Disnaker Gresik pada tahun 2013 besok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *