Home » Gresik » Ekonomi Gresik » Sosialisasi Freeport di Gresik Diwarnai Protes
Master tukang, tutorial pertukangan

Sosialisasi Freeport di Gresik Diwarnai Protes

Sosialisasi Freeport di Gresik Diwarnai Protes. Kegiatan sosialisasi analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) terkait rencana pembangunan pabrik smelter PT Freeport Indonesia di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menuai protes dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang hadir dalam acara itu.

Protes disampaikan saat perwakilan PT Freeport selesai memaparkan beberapa analisis keberadaan pabrik smelter atau pabrik pengelola dan pemurnian mineral di Desa Romoo dan Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Selasa (29/9).

Menurut Manager Penelitian LSM Ecoton, Daru Setyorini, protes dilakukan karena sejak awal menolak keberadaan Freeport, sebab khawatir dampak lingkungan yang diakibatkan pabrik tersebut.

“Namun apabila pemerintah kukuh memberikan izin, kami memberikan beberapa persyaratan, yakni paling tidak standar yang digunakan harus sama dengan yang ada di Amerika,” kata Daru usai kegiatan sosialisasi di Gresik.

Baca:  Pelabuhan Gresik Terapkan Sistem Informasi Canggih Inaportnet

Sementara itu, Vice President Environmental PT Freeport Indonesia Andi Mukhsia mengatakan sosialisasi ini merupakan rangkaian kegiatan proses izin Amdal. Sebab, sebelumnya PT Freeport Indonesia juga sudah melakukan konsultasi publik di Desa Romoo dan Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar.

“Sosialisasi ini sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba),” katanya.

Andi mengaku munculnya pro kontra sangat wajar, karena adanya kekhawatiran terhadap limbah memang sudah biasa terjadi.
Namun, Andi memastikan bakal menerapkan teknologi tingkat tinggi sehingga limbah-limbah tersebut bisa dimanfaatkan untuk kegiatan industri yang lain.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Gresik Soemarno mengatakan sosialisasi kali ini masih tahap awal dan masih ada proses yang harus dilalui sebelum izin Amdal diberikan. “Ini masih tahap awal, jadi semua usulan bakal ditampung dan dimusyawarahkan,” katanya.

Baca:  Freeport Ngotot Bangun Smelter di Gresik

Sementara itu, sosialisasi dihadiri satuan perangkat kerja daerah (SKPD) Kabupaten Gresik, LSM, dan sejumlah elemen masyarakat, untuk memenuhi persyaratan Amdal.

ANTARA

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *