Home » Gresik » Fasilitas Publik » e-KTP Berakhir, 200 Ribu Warga Gresik Belum Terdata
Master tukang, tutorial pertukangan

e-KTP Berakhir, 200 Ribu Warga Gresik Belum Terdata

Pelaksanaan elektronik KTP (e-KTP) Kabupaten Gresik akan berakhir Minggu (14/10) besok. Hingga akhir pekan ini, jumlah warga yang belum terdata dalam program nasional ini jumlahnya mencapai 200 ribu orang. Angka  yang dicatat Dinas Kependukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Gresik ini cukup relatif cukup tinggi.

Untuk menekan jumlah warga yang belum terdata, Dispendukcapil Gresik menghimbau agar warga yang belum terdata, untuk melakukan pendataan. ”Jadi, kita manfaatkan waktu dua hari ini untuk menambah jumlah pendataan,” kata Kabid Kependudukan Dispendukcapil A Muzakki, kemarin. Ditegaskan, jika dalam dua hari terakhir layanan E-KTP massal ini, warga bisa langsung mendatangi kantor kecamatan maupun kantor Dispendukcapil. Layanan tetap akan buka pada Sabtu dan Minggu. ”Mulai Senin, layanan kita hentikan sambil menunggu keputusan baru,” kata Muzakki.

Seluruh hasil pendataan EKTP itu bakal dibawa ke pusat. Di mana, nantinya, warga yang sudah terdata hingga 14 Oktober, bakal dibuatkan E-KTP. Diperkirakan, E-KTP hasil pendataan massal bisa didistribusikan awal 2013 mendatang. Meski belum ada keputusan final, Dispendukcapil memastikan jika program E-KTP tetap berjalan. Namun, sifatnya reguler. ”Saat ini, kami masih menunggu keputusan dari bupati,” katanya. Hingga kini, jumlah warga yang belum melakukan pendataan E-KTP di Gresik sebenarnya masih lumayan banyak. Dari data resmi, jumlah warga yang belum terdata mencapai 85 ribu. Namun, secara faktual, jumlah warga yang belum terdata di Gresik mencapai angka 200 ribu.

Baca:  Anggaran Pemberangkatan Haji Dibuat Bancakan Eksekutif Gresik

Mengacu pada data jumlah wajib E-KTP se-Gresik yang dibuat Dispenduk, jumlah warga yang masuk dalam daftar pendataan adalah sebanyak 980.538 penduduk. Namun, dalam program E-KTP massal ini, Dispendukcapil hanya diberi target menyelesaikan pendataan terhadap 854.483 wajib E-KTP. Data tersebut merupakan kuota nasional E-KTP di Gresik. ”Jadi, mengacu pada data pusat, kuota E-KTP Gresik ditetapkan sebesar itu. Nah, untuk sisanya, nantin akan didata pada saat program EKTP reguler,” katanya kemarin.

Di bagian lain, persoalan krisis blanko KTP reguler di Gresik, akhirnya mulai terpecahkan. Dispendukcapil akhirnya menuntaskan pendistribusian blanko KTP ke seluruh kecamatan di Gresik. Total, sebanyak 16 ribu blanko KTP yang didrop ke 18 kecamatan. Diproyeksikan, blankoblanko itu bisa menutup seluruh tunggakan penyelesaian KTP reguler di tiap kecamatan. (san/ris/Radar Gresik)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *