Home » Gresik » Hukum Gresik » Pabrik Garam di Gresik Dibidik Satgas Kepolisian
Master tukang, tutorial pertukangan

Pabrik Garam di Gresik Dibidik Satgas Kepolisian

Pabrik Garam di Gresik Dibidik Satgas Kepolisian. Polisi terus mengembangkan kasus suap dwelling time importir garam. Tim satgas yang dibentuk mendatangi sejumlah kota di Surabaya.

“Hari ini dan besok kami ke Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Kalau satu lokasi ada dua titik, perusahaan dan gudang, paling tidak ada enam titik yang didatangi,” kata Koordinator Satgas Penyalahgunaan Proses Impor Kombespol Krishna Murti kepada wartawan, Selasa (11/8/2015).

Tempat yang pertama kali didatangi satgas adalah PT Garindo Sejahtera Abadi (GSA) yang ada di Jalan Perak Barat 281. Setiba di perusahaan tersebut, tim satgas langsung naik ke lantai dua dan tiga atau tempat para karyawan bekerja.

Baca:  LHP-BPK Gresik Temukan Pungli di Driyorejo dan Panceng

Di sana, tim satgas sebanyak 20 personel tersebut mencari dan bertanya tentang dokumen yang diinginkan. “Ini adalah upaya paksa yang dilakukan satgas untuk mencari dokumen dan petunjuk lain kasus ini,” lanjut Krishna.

Krishna menerangkan bahwa salah satu yang bekerja di PT GSA adalah L yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. L adalah Lucia Marcella Eryatie Kuwandi. Di PT GSA, Lucia berposisi sebagai direksi.

“Ada satu tersangka lagi dari perusahaan ini yang kami upayakan penangkapannya. Tapi dia masih di luar negeri,” ujar Krishna.

Krishna mengatakan bahwa inisial tersangka tersebut adalah CJ. PT GSA sendiri merupakan perusahaan penyerap garam rakyat terbesar, pengimpor, dan juga pembeli garam. Kuota impor PT GSA, kata Krishna, jatahnya dikurangi dan diberikan ke perusahaan lain. L kemudian berusaha menyuap pejabat kementereian perdagangan agar kuotanya kembali utuh.

Baca:  Opini: Mustahil Menghilangkan Pungli di Gresik Tanpa Sistem Perijinan Satu Atap

“Pabriknya ada di Gresik. Kalau yang di Sidoarjo adalah perusahaan garam lain yang terkait mengenai kuota impor garam dengan perusahaan ini,” tandas Krishna.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *