Home » Gresik » Hukum Gresik » Pengedar Narkoba Gresik Dibekuk Polisi
Master tukang, tutorial pertukangan

Pengedar Narkoba Gresik Dibekuk Polisi

Pengedar Narkoba Gresik Dibekuk Polisi. Jajaran Satuan Reskoba Polres Gresik, berhasil meringkus pengedar Sabu-sabu (SS) wilayah kota. Tersangka Rofik (33) warga Jl Sindujoyo  Kelurahan Kroman Kecamatan Kota dibekuk di Jl Sindujoyo Kecamatan Kota, Kamis siang. Selain Rofik, polisi juga berhasil menangkap ayah tirinya, Sanemo (49) warga Jl Sindujoyo Kelurahan Kroman Kecamatan Kota. Kemudian Bayu Saputra (21) warga Kecamatan Sumobito Jombang, yang diduga sebagai pemakai.

Penangkapan itu bermula keterangan Bayu yang ditangkap petugas kali pertama. Bayu merupakan pembeli SS narkoba gresik yang kerap berhubungan dengan Rofik. Dia ditangkap polisi ketika membeli barang haram tersebut dari Sanemo di Jl Sindujoyo, Rabu (29/8) sekitar pukul 23.30. Dari penangkapan itu, Bayu berkicau jika dirinya mendapatkan barang haram itu dari Sanemo.

Polisi lantas mencokok Sanemo tidak jauh dari lokasi penangkapan Bayu. Kepada petugas Sanemo mengatakan, jika dirinya hanyalah seorang  perantara saja dari perdagangan barang haram itu. Selanjutnya, Sanemo mengaku jika SS tersebut dia dapatkan dari Rofik yang merupakan anak tirinya. Tanpa banyak bicara lagi, petugas langsung menuju ke rumah Rofik Kamis (30/8) sekitar pukul 01.30.

Baca:  Gadis Kafe Menjadi Kurir Sabu di Gresik

pengedar narkoba gresik Mengetahui petugas datang ke rumahnya, Rofik berusaha menghindar dari penangkapan. Kepada petugas Rofik memberikan seolah dia sedang sibuk dan banyak urusan, bahkan Rofik juga sering berpura-pura menerima telepon. Namun, petugas juga tidak kehilangan cara. Dengan menunjukkan surat perintah, akhirnya petugas melakukan penggeledahan ke tubuh Rofik. Dari kantong Rofik, petugas mendapatkan satu poket sabu-sabu seberat 0,4 gram.

Selain itu, di dalam gantungan kunci milik Rofik yang juga menyerupai dompet, petugas juga mendapatkan beberapa poket sabu-sabu. Tidak hanya itu, dalam penggeledahan di rumah Rofik, petugas mendapatkan barang bukti berupa alat hisap SS (bong), serta sebuah timbangan elektrik yang digunakan untuk menakar sabu-sabu. Seluruh tersangka narkoba Gresik kemudian diboyong ke Mapolres Gresik untuk menjalani pemeriksaan. Ikut diamankan barang bukti berupa 2,2 gram sabu-sabu.

Baca:  Polres Gresik Melakukan Tes Urine Kepada Seluruh Jajarannya

Rinciannya 1 poket SS seberat 0,4 gram milik Bayu, 1 poket SS seberat 0,2 gram, 4 poket SS masing-masing seberat 0,4 gram milik Rofik. “Selain itu, kami juga menyita satu unit hp dan uang tunai sebesar Rp 255 ribu sisa hasil penjualan sabu-sabu, serta gantungan kunci milik Rofik, sebuah hp milik bayu,” kata Kanit I Satreskob Polres Gresik Aiptu Mariyanto.

Ditambahkan, ketiga tersangka Narkoba Gresik bakal dijerat dengan hukuman penjara selama lebih dari 5 tahun. Ketiganya melanggar pasal 114 UU 35/2009 tentang Narkotika. Sedangkan, untuk Sanemo dan Bayu dikenakan hukuman penjara selama 4 tahun. “Karena keduanya hanya merupakan pengguna dan pengedar Narkoba Gresik,” pungkasnya. (jan/ris/radargresik/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *