Home » Gresik » Hukum Gresik » Puluhan Pelajar Gresik Kecanduan Pil Koplo Selama 2015
Master tukang, tutorial pertukangan

Puluhan Pelajar Gresik Kecanduan Pil Koplo Selama 2015

 

Puluhan Pelajar Gresik Kecanduan Pil Koplo Selama 2015. Narkoba menjadi momok yang paling mengerikan dan harus diwaspadai oleh orang tua. Sebab, Badan Nasional Narkotika Kabupaten Gresik melansir data adanya 62 orang Pelajar di Gresik pemakai narkoba.

Jumlah tersebut bisa meningkat lagi jika tidak segera diantisipasi. “Pengguna narkoba dari pelajar meskipun sifatnya bukan high class, atau pengkonsumsi pil koplo cukup tinggi. Untuk itu, sebagai antisipasinya peran serta orang tua maupun guru harus dikedepankan,” kata Ketua BNNK Gresik, AKBP Agustianto di sela-sela Aksi Sekolah Bersih Narkoba 2015 di GOR Tri Dharma Petrokimia, Sabtu (5/9/2015).

Mengantisipasi semakin maraknya peredaran narkoba, BNNK Gresik juga telah membentuk satgas di tiap desa guna mengantisipasi maraknya peredaran narkoba di desa-desa.

Baca:  Kapolsek Kebomas Gresik dan Penyidik Diperiksa Propam

“Untuk yang di sekolah-sekolah BNNK Gresik sudah melakukan sosialisasi melalui aksi sekolah bersih narkoba. Langkah ini diambil agar para pelajar menjauhi bahaya narkoba. Sedangkan di tingkat desa nantinya satgas yang telah dibentuk diharapkan bisa melakukan sosialisasi yang sama,” ujarnya.

BNNK Gresik lanjut Agustianto, juga berupaya merehabilitasi para penyalahguna narkoba agar bisa pulih seperti sedia kala. Hal ini menurutnya untuk mengantisipasi semakin tingginya penyalahgunaan narkoba.

“Ada 170 orang telah menjalani rehabilitasi. Dari jumlah itu, didominasi masyarakat umum. Sedangkan kalangan pelajar hanya 5 persen,” paparnya.

Saat ditanya pola peredaran narkoba di daerah Gresik. Dijelaskan Agustianto, pola masuknya berasal dari luar. Untuk itu, BNNK Gresik terus berupaya memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Gresik dan sekitarnya.

Baca:  Siswi SMP di Manyar Gresik Disetubuhi tetangga Sejak SD

“Diperlukan kepedulian, kepekaan serta dukungan para pelajar, orang tua, dan guru. Sebab, mencegah penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba di tanah air tidak semudah seperti membalikan telapak tangan,” pungkasnya. [beritajatim]

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *