Home » Gresik » Hukum Gresik » Pupuk Petrokimia Gresik Dibobol Sopir dan Keneknya
Master tukang, tutorial pertukangan

Pupuk Petrokimia Gresik Dibobol Sopir dan Keneknya

pupuk petrokimia gresik dicuriGresik -Pupuk Petrokimia Gresik di bobol oleh supir dan keneknya, pasangan sopir dan kenek yang satu ini tidak hanya kompak dalam menjalankan kendaraan, namun juga soal mencuri. Itu yang dilakukan Adi Mulyo (32) kenek warga Mojokerto, dan Suwito (49) sopir asal Dusun Doho Agung Desa Doho Agung Kecamatan   Balongpanggang ketika mencuri pupuk Petrokimia Gresik sebanyak 4,5 ton.

Aksi pencurian itu terjadi akhir pekan lalu. Kedua awak truk ini dijebloskan ke sel tahanan polisi setelah tertangkap basah mencuri pupuk jenis Phonska dari gudang produksi BUMN pupuk nasional ini. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa truk serta 4,5
ton pupuk hasil curian.

Awal terungkapnya pencurian ini berkat kejelian petugas sekuriti pabrik pupuk. Seperti biasanya, tersangka masuk ke dalam pabrik untuk mengambil muatan pupuk. Berdasarkan delivery order yang mereka pegang, muatan yang diangkut hanyalah 37 ton. Namun, kedua awak truk ini menambah bonus muatan 4,5 ton menjadi 41,5 ton.

Baca:  Otak Pencurian di PT. Wilmar Gresik Ternyata Karyawan Sendiri

Agar tidak ketahuan keduanya mencuri, mereka sengaja tidak melewati jembatan timbang ketika hendak keluar area pabrik. Suwito  bahkan memilih melewati jalur umum saat mendekati jembatan timbang. Tindakan keduanya diperhatikan oleh sekuriti pabrik. Begitu melintasi pos pengamanan, keduanya dilaporkan satpam pabrik ke Polsek Kota.

Menerima laporan demikian, Polsek Kota menurunkan anggotanya dengan mencegat truk ketika melintas di Jl Tri Dharma. Oleh petugas, kedua tersangka diminta kembali ke pabrik. Ketika berada di dalam area pabrik, polisi meminta supaya truk yang dikemudikan oleh tersangka itu menjalani proses timbangan muatan di jembatan timbang.

Saat ditimbang, ternyata berat muatan yang ada di atas truk itu mencapai 41,5 ton pupuk petrokimia gresik. Padahal, di dalam DO resminya atau surat jalan yang mereka serahkan, beban yang ada di atas truk mereka hanyalah seberat 37 ton pupuk. Polisi langsung menginterogasi kedua tersangka terkait kelebihan muatan itu.

Dengan wajah ketakutan, akhirnya keduanya jika mereka telah mencuri pupuk petrokimia gresik seberat 4,5 ton dari dalam pabrik. Dihadapan petugas, Adi mengatakan jika dirinya terpaksa melakukan aksi pencurian itu dikarenakan terpaksa. “Sebentar lagi kan mau lebaran, jadi kebutuhan keluarga saya juga semakin banyak,” kilahnya.

Baca:  Hebat!, Polres Gresik Amankan 26 Tersangka Selama Operasi Sikat Semeru

Kapolsek Kota AKP Mulyono mengatakan, akibat perbuatannya kini kedua tersangka itu diancam dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun. “Karena telah melanggar pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan,”jelasnya.

AKP Mulyono menambahkan, saat ini polisi juga sedang memburu satu orang lagi yang saat ini masih menjadi DPO yang juga terlibat dalam kasus itu. “Namanya Ambon, kami akan masih terus melakukan pengejaran,” pungkasnya. (jan/ris/rdrgrk)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *