Home » Gresik » Hukum Gresik » Satreskrim Polres Gresik Masih Buru 2 Pelaku
Master tukang, tutorial pertukangan

Satreskrim Polres Gresik Masih Buru 2 Pelaku

buron polres gresikSatreskrim Polres Gresik Masih Buru 2 Pelaku. Kendati sudah menangkap dua pelaku pencurian spesialis rumah kosong, polisi kini masih memfokuskan pada perburuan otak pencurian. Dua aktor pencurian perumahan, Kapten Nico Ambon, dan Molot kini diburu oleh tim buru sergap Satreskrim Polres Gresik. Polisi bernafsu mengejar para pelaku, karena keduanya diduga residivis spesialis rumah kosong yang beroperasi antar kota. Selain Satreskrim Polres Gresik, kedua pelaku kabarnya juga diburu Polrestabes Surabaya dan kepolisian resort lainnya di Jawa Timur.

Kepala Satreskrim Polres Gresik AKP Nur Hidayat kepada wartawan tidak menampik anak buahnya saat ini disebar untuk memburu kedua pelaku. Pelaku yang beralamat di Jl Tambaksari Padukuhan, Surabaya diketahui kabur saat polisi mendeteksi keberadaanya. “Memang benar kami sedang mengejar Kapten Nico Ambon, dan Molot,” kata AKP Nur Hidayat.

Kendati demikian, mantan Kasat Reskrim Polres Jember ini enggan menyebutkan lokasi perburuan para pelaku, dengan khawatir pelaku menghilangkan jejak. “Kalau soal dimana, mohon maaf kami belum bisa memberikan keterangan. Kami khawatir anggota kami di lapangan kehilangan jejak Molot dan Kapten Niko Ambon. Ini semata- mata demi kepentingan penyelidikan,” ucapnya.

Baca:  Kasus Korupsi Sapi di Gresik, Kejari Geledah Kantor Desa Sumput

Hidayat hanya mengatakan, jika saat ini dirinya mengendus keberadaan kedua DPO di pulau Madura. “Ya tentunya nanti akan kami terus kejar ke sana,” ujar Hidayat. Sebelumnya, polisi juga sudah menangkap dua tersangka lainnya. Diantaranya adalah Nirfan (17) dan Rama Andika (27). Keduanya ditangkap dikediaman masing-masing, setelah polisi mendapatkan informasi mengenai kendaraan yang digunakan oleh para tersangka dalam melakukan aksinya tersebut.

Mereka menjadi tersangka, karena sebelumnya, tepatnya Sabu (8/9) lalu telah melakukan tindakan pencurian dengan membobol sebuah rumah mewah di perumahan ABR Kebomas. Diperkirakan total kerugian yang diderita oleh pemilik rumah mencapai Rp 100 juta. Namun, dihadapan polisi, kedua tersangka itu mengaku melakukan tindak kejahatan itu tidak hanya di satu TKP saja. Melainkan, mereka juga melakukan aksi kejahatan itu lainnya di 4 TKP lainnya. “Ya doakan saja supaya sisa pelakunya segera tertangkap,” kata AKP Hidayat dari Satreskrim Polres Gresik. (jan/ris/radargresik/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *