Home » Gresik » Instansi & Dinas » Gresik Menuju Smart City, Apa Sih Smart City Itu?
Master tukang, tutorial pertukangan

Gresik Menuju Smart City, Apa Sih Smart City Itu?

Kabupaten Gresik terus berbenah diri menuju menjadi Smart City seiring dengan perkembangan teknologi informatika. Selain fokus ke teknologi informatika. Gresik juga berbenah mengubah pelayanan publik melalui tekonologi.

“Ada 100 personel operator yang disebar di seluruh SKPD se-Kabupaten Gresik yang disiapkan mengikuti sosialisasi implementasi sistem implementasi komputerisasi untuk percepatan e-Goverment,” ujar staf ahli bupati Indah Sofiana, Selasa (29/12/2015).

gresik-smart-city

Indah Sofiana menambahkan, operator TIK merupakan ujung tombak dalam Program Gresik Smart City. Karena itu, perkembangan data harus tetap up date. Sebab, data merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung program tersebut.

“Jika dalam mengolah atau mengambil data asal-asalan tidak sesuai yang diharapkan berdampak pada¬† pembangunan. Seperti SKPD saat membuat program, sering mendapat komplin dari masyarakat,” tambahnya.

Rencananya, pada 2019 Gresik Smart City. Semua data SKPD se-Kabupaten Gresik datanya harus sudah terintegrasi lewat TIK, Karena tidak hanya pelayanan publik  saja, namun seluruh kegiatan apapun sudah harus terintegrasi data warehouse Kabupaten Gresik.

Pemahaman Tentang Smart City

Kota cerdas didefinisikan sebagai sebuah konsep pengembangan dan pengelolaan kota dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk menghubungkan, memonitor, dan mengendalikan berbagai sumber daya yang ada di dalam kota dengan lebih efektif dan efisien untuk memaksimalkan pelayanan kepada warganya serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan

Baca:  Gresik Raih Investment Award 2015 Terbaik Jawa Timur

Smart City adalah suatu konsep yang tidak akan pernah berhenti berkembang. Kota cerdas didasari atas perkembangan teknologi dan pola pikir dari manusia. Perkembangan teknologi yang tidak akan pernah berhenti, sehingga konsep kota cerdas pun tidak akan pernah berhenti berkembang. Sama halnya dengan pola pikir manusia yang terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman.

Kota dengan seluruh bagian di dalamnya saling berinteraksi dan dikelola oleh manusia dengan membentuk pemerintahan, bisnis, komunitas dan organisasi lainnya. Kota cerdas menjadi usaha dari manusia untuk membuat kota menjadi lebih nyaman dan aman untuk ditinggali dengan melihat permasalahan di kota saat ini yang dialami masyarakat dan organisasi-organisasi di kota tersebut, kemudian memecahkannya dengan memanfaatkan teknologi yang ada maupun mengembangkan teknologi baru.

Baca:  Gresik Raih Penghargaan Smart City Nusantara 2016 dari Telkom

Sama hal nya dengan menilai kecerdasan manusia, berbagai metode dibuat untuk mengukur kecerdasan suatu kota. Untuk memudahkan penerapan dan pengukuran kecerdasan kota, konsep kota cerdas dibagi atas komponen-komponen yang saat ini didefinisikan berbeda-beda antar peneliti maupun pengembang smart city. Walaupun begitu, seiring berjalannya waktu, konsep dari kota cerdas menjadi semakin jelas hingga saatnya nanti perlu ditetapkan standar global dari konsep kota cerdas.

Seoul mendefinisikan kota cerdas dengan mengimplementasikannya dalam 3 komponen :

  • ICT Infrastructure: maksimalisasi infrastruktur teknologi terbaru dari TIK dalam meraih keberhasilan layanan smart city.
  • Integrated City-management Framework: Sebuah kerangka kerja pengelolaan kota. Semua proses yang terjadi secara harmoni dengan kepatuhan terhadap standar dan aturan.
  • Smart Users: Pengguna yang cerdas yang berinteraksi dengan layanan cerdas.

Sementara Amsterdam mendefinisikan kota cerdas dalam 5 komponen :

  • Smart Living: minimalisasi penggunaan energi dan pengeluaran kadar emisi seperti CO2.
  • Smart Working: peningkatan pengadaan lapangan kerja, penggunaan teknologi dan peningkatan keamanan dalam bekerja.
  • Smart Mobility: pengembangan mobilitas dan sarana transportasi (bus, kereta,dll) dengan kadar emisi rendah, pembangunan infrastruktur yang cerdas.
  • Public facilities: pengembangan fasilitas publik yang nyaman dan mudah di akses seperti rumah sakit, taman, perpustakaan, dan sebagainya.
  • Open data: sumber data yang mudah didapat dan dikelola.
Baca:  Karang Taruna Desa Banyutengah Panceng Terbaik Se-Jatim

Ada beberapa poin penting smart city itu sendiri, diantaranya :

1. Pengembangan dan pemanfaatan arsitektur jaringan komputer.
2. Keterbukaan informasi serta simulasi ekonomi dan keilmuan.
3. Pengembangan inovasi dan kreaktifitas masyarakat.
4. Simulasi terhadap sisi enterprise dan kewirausahaan.
5. Tatanan pemerintahan yang lebih partisipatif dan demokrasi.
6. Keseimbangan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

So, demikian gambaran singkat mengenai smart city, apakah Gresik siap menjadi smart City? tentu harus kita dukung bersama karena smart city akan menjadi keniscayaan di masa depan.

Blogsmartcity.blogspot.co.id | Beritajatim.com

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *