Home » Gresik » Kasus Korupsi Unmuh Gresik Terus Diselidiki
Master tukang, tutorial pertukangan

Kasus Korupsi Unmuh Gresik Terus Diselidiki

Setelah dipublikasikan oleh media perihal pemetiesan kasus korupsi di UMG, berbagai pihak segera melakukan klarifikasi.┬áKepala Kejaksaan Negeri (kajari) Gresik Bambang Utoyo SH membantah pihaknya mempetieskan penyelidikan kasus korupsi dana hibah Rp 1,59 miliar dari Pemprov Jawa Timur kepada Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). “Karena hingga kini kami belum menemukan bukti penyimpangan dari pemberian dana hibah tersebut,” ungkapnya, kemarin (14/5).
Seperti diberitakan koran ini kemarin, pada 2011 lalu tim intelijen Kejari Gresik melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) terkait dugaan penyimpangan dana hibah senilai Rp 1,59 miliar Pemprov Jatim untuk pengadaan barang laboratorium pertanian UMG. Tim yang dipimpin mantan Kasi Intelijen Bambang Sutranggono SH MH tersebut mendatangi kampus UMG sekitar Mei 2011.

Baca:  LHP-BPK Gresik Temukan Pungli di Driyorejo dan Panceng

Selain itu, Kejari Gresik pernah mengirim surat panggilan ke rektor setempat pada Februari 2012. Tapi, anehnya kasus dugaan korupsi tersebut meredup dan tenggelam lagi hingga sekarang.

Kajari Gresik Bambang Utoyo tidak menampik bila anak buahnya sudah melakukan upaya pulbaket terhadap dugaan korupsi dana hibah tersebut. Namun, ungkapnya, pihaknya belum menemukan penyimpangan pada proyek pengadaan barang di laboratorium milik UMG yang dibiayai dana hibah Pemprov Jatim tersebut. “Pengadaan barangnya sudah sesuai aturan,” katanya didampingi Plt Kasi Intelijen Munarwi SH..

Terkait tudingan kesalahan prosedur pada mekanisme penunjukan langsung pada pengadaan barang sebesar Rp 1,59 miliar tersebut, Bambang Utoyo mengatakan, tidak ada yang salah karena tidak bertentangan dengan Pepres No. 54 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa.

Baca:  Semburan Lumpur Gresik Mengandung Gas Berbahaya

Di perpres tersebut, jelasnya, diperbolehkan pengadaan barang bersumber dari dana hibah dengan cara penunjukan langsung. “Dari hasil pengecekan di lapangan semua barang pada pengadaan proyek dana hibah tersebut sudah ada. Jadi tidak ada yang menyimpang,” ujarnya lagi.

Terpisah, Rektor UMG Sarwo Edy juga membantah bila ada penyimpangan pada pengadaan barang laboratorium di kampusnya yang dibiayai dana hibah Pemprov Jatim. “Kalaupun ada kesalahan, tentu yang menegur kami adalah pihak pemprov. Tapi hingga saat ini kami tidak pernah ditegur,” katanya kepada wartawan saat dimintai konfirmasi kemarin.

Namun bantahan kajari maupun rektor diragukan banyak pihak karena dugaan korupsi pada pengadaan barang dari dana hibah tersebut bukan lagi rahasia umum. “Memang sebaiknya pihak kejati turun tangan agar penanganan kasus ini tidak berlarut-larut,” ujar seorang sumber yang wanti-wanti namanya tidak dikorankan. n did (ref: surabayapagi)

Baca:  Gresik Berpotensi Dikepung Banjir Kiriman Susulan

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *