Home » Gresik » Kesehatan Gresik » Penderita HIV/AIDS di Gresik Meningkat Tajam
Master tukang, tutorial pertukangan
korban aids gresik

Penderita HIV/AIDS di Gresik Meningkat Tajam

 

Penderita HIV/AIDS di Gresik Meningkat Tajam. Sebagai kota industri yang sedang tumbuh secara massif, Gresik juga mengalami berbagai problema sosial masyarakat urban. Tak terkecuali dalam penyebaran penyakit menular seksual seperti HIV / AIDS.

Penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Gresik dari tahun ke tahun kian memprihatinkan. Awalnya pada 2011 hanya dengan 66 penderita, namun kini mencapai 91 orang dengan HIV/- AID.

Tujuh diantaranya meninggal dunia. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, jumlah penderita HIV/AIDS pada 2011 sekitar 66 kasus. Pada 2012, jumlah penderita HIV/AIDS mengalami kenaikan menjadi 68 orang dan pada 2013 jumlahnya naik drastis menjadi 101 kasus. Kemudian, pada 2014 jumlahnya turun menjadi 91 orang dengan tujuh angka kematian.

Baca:  Bayi Berkepala Dua Lahir di RSUD Ibnu Sina Gresik

Kendati mengalami penurunan, ironisnya penderita HIV/AIDS 2014 didominasi kalangan usia produktif 20-39 tahun. Yaitu, dengan jumlah kasus mencapai 48 orang. Sedangkan pada urutan kedua diduduki usia 40-59 dengan jumlah kasus mencapai 34 kasus.

Untuk usia bayi jumlahnya tidak terlalu banyak. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik Muhibatul Husna mengatakan, pihaknya tidak mengelak dari tahun ke tahun jumlah penderita HIV/AIDS meningkat. “Perkembangan penyebaran HIV/AIDS memang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. enyebaran penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Gresik dari tahun ke tahun kian memprihatinkan. Awalnya pada 2011 hanya dengan 66 penderita, namun kini mencapai 91 orang dengan HIV/- AID.

Tujuh diantaranya meninggal dunia. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, jumlah penderita HIV/AIDS pada 2011 sekitar 66 kasus. Pada 2012, jumlah penderita HIV/AIDS mengalami kenaikan menjadi 68 orang dan pada 2013 jumlahnya naik drastis menjadi 101 kasus. Kemudian, pada 2014 jumlahnya turun menjadi 91 orang dengan tujuh angka kematian.

Baca:  RSUD Ibnu Sina Gresik Segera Miliki Gedung PONEK

Kendati mengalami penurunan, ironisnya penderita HIV/AIDS 2014 didominasi kalangan usia produktif 20-39 tahun. Yaitu, dengan jumlah kasus mencapai 48 orang. Sedangkan pada urutan kedua diduduki usia 40-59 dengan jumlah kasus mencapai 34 kasus.

Untuk usia bayi jumlahnya tidak terlalu banyak. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik Muhibatul Husna mengatakan, pihaknya tidak mengelak dari tahun ke tahun jumlah penderita HIV/AIDS meningkat. “Perkembangan penyebaran HIV/AIDS memang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Perilaku free seks dan penggunaan narkoba diduga menjadi salah satu pemicunya. Apalagi saat ini marak berdiri warung remang-remang di setiap sudut kota Gresik.

Source: koran sindo

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *