Home » Gresik » Lumpur Gresik Berbau Menyengat Warga Semakin Resah
Master tukang, tutorial pertukangan

Lumpur Gresik Berbau Menyengat Warga Semakin Resah

Lumpur Gresik Berbau Menyengat Warga Semakin Resah. Bau gas dan minyak mentah di sekitar lokasi semburan minyak mentah bercampur gas di Desa Metatu Kecamatan Benjeng meningkat, Selasa, kemarin. Itu terjadi bersamaan dengan meningkatknya intensitas semburan Lumpur Gresik.

Semburan lumpur Gresik yang mengeluarkan gas mulai meresahkan warga karena mengeluarkan bau tak sedap. Sejumlah warga di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, mengeluhkan bau menyengat di sekitar pusat semburan lumpur Gresik, meski tekanan semburan sudah mulai berkurang.

Salah satu warga Desa Metatu, Nurul Asikin, Selasa (20/11) mengatakan, meski tekanan semburan lumpur Gresik sudah mulai berkurang, namun warga mengeluhkan bau menyengat yang menyebar ke sejumlah pemukiman.  “Aroma gas yang keluar dari semburan sekarang mulai terasa sampai ke pemukiman warga, dan kami takut akan membahayakan karena baunya menganggu pernafasan,” katanya.

Baca:  Semburan Lumpur Gresik Mengandung Gas Berbahaya

Warga lain, Hidayat mengaku, bau menyengat di sekitar semburan lumpur Gresik itu akan lebih terasa ketika malam hari, sehingga apabila warga keluar rumah selalu menggunakan masker sebagai antisipasi ganguan pernafasan. “Kalau siang hari baunya tidak seberapa, namun memasuki malam hari, baunya sangat terasa, dan cukup menganggu warga,” katanya.

Sebelumnya, untuk mengatasi munculnya bau menyengat di sekitar semburan lumpur Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik telah menyiapkan sedikitnya 8.000 masker di sekitar lokasi semburan. Hal ini untuk menghindarkan gangguan pernafasan yang dikhawatirkan menyerang warga. (sbypg/gresik.co)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *