Home » Gresik » Operasi Semeru Polres Gresik, Tingkatkan Kesadaran Berlalulintas
Master tukang, tutorial pertukangan

Operasi Semeru Polres Gresik, Tingkatkan Kesadaran Berlalulintas

POLRES GRESIK – Operasi Simpatik Semeru 2012 yang diselenggarakan serentak di Jawa Timur, direspon cepat oleh Polres Gresik. Petugas Satlantas Polres Gresik  bersama tim gabungan melakukn kegiatan bersifat simpatik sejak 1 hingga 21 Juni. Lalu apa hasil dari kegiatan Operasi Simpatik Semeru 2012 (OSS) ini di Kabupaten Gresik ?

DISADARI atau tidak, kehadiran OSS, membawa dampak yang cukup signifikan bagi ketertiban dan kedisiplinan pengguna jalan di Gresik. Ada  penurunan pelanggaran disertai peningkatan peningkatan disiplin berkendara oleh penggunaan kendaraan bermotor di Kota Gresik. Berdasarkan data yang disampaikan Satlantas Polres Gresik, operasi tersebut berhasil menurunkan angka kecelakaan berkendara di jalanan seluruh Gresik.

Selama diadakannya operasi simpatik itu, angka kecelakaan lalu lintas di Gresik adalah sebanyak 41 kali. Jumlah tersebut sudah jauh mengalami penurunan jika dibandingkan dengan sebelum digelarnya operasi itu. Sebab, 21 hari sebelum diadakannya operasi tersebut, jumlah kecelakaan
lalu lintas di Gresik mencapai 50 kali. Apabila diprosentasekan, penurunan itu mencapai kurang lebih 20 persen dari jumlah kecelakaan lalu lintas di Gresik. Dengan demikian, selama 20 hari berlangsung kegiatan OSS, SatlantasPolres Gresik berhasil ditekan selama operasi itu digelar.

Baca:  Operasi Zebra di Gresik 1500 Kendaraan Ditilang

Otomatis, hal itu juga menyebabkan jumlah kerugian yang ditimbulkan akibat kecelakaan itu pun juga mengalami penurunan. Soal jumlah korban, selama operasi tercatat mencapai 5 orang. Kendati muncul korban jiwa, namun setidaknya operasi itu mampu memperkecil jatuhnya korban yang mengalami luka berat dan ringan serta kerugian material.

Apabila mereka yang mengalami luka ringan pada 21 hari sebelum digelarnya operasi itu mencapai angka 75 orang, jumlah tersebut mengalami penurunan menjadin 49 selama digelarnya operasi tersebut. Sedangkan, jumlah kerugian material juga mengalami penurunan yang cukup   signifikan, dari Rp 38,8 juta, menjadi Rp 33,2 juta. Sedangkan untuk jumlah mereka yang terkena tilang oleh petugas pun juga mengalami penurunan secara drastis. Sebab, selama digelarnya operasi tersebut, polisi hanya melakukan penilangan terhadap para pelanggar lalu lintas sebanyak 400 orang saja.

Baca:  Pengedar Narkoba Driyorejo Gresik di Bekuk Polisi

Angka itu jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan sebelum digelarnya operasi tersebut. Pasalnya, sebelum diadakannya operasi itu, jumlah pelanggar lalu lintas yang terkena tilang petugas mencapai angka 1.393 orang. Hal itu disebabkan karena, selama digelarnya operasi itu, para petugas Satlantas Polres Gresik lebih mengutamakan teguran simpatik jika dibandingkan dengan memberikan tilang kepada para pelanggar. Hal itu
bisa terlihat dari jumlah teguran simpatik yang dilakukan oleh petugas sebelum diadakannya operasi itu hanya mencapai 1.420 kali saja.

Sedangkan, selama digelarnya operasi itu, teguran simpatik tersebut bisa mencapai angka 2.557 kali. Menanggapi hal itu Kasatlantas Polres Gresik AKP M Purbaya mengaku sangat senang sekali. Menurutnya, hal itu disebabkan karena kerja keras dari seluruh anggotanya. “Mereka itu bekerja siang malam, baik untuk melakukan penyuluhan, piket, ataupun memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.(jan/ris) RADAR GRESIK

Baca:  PT Hess membantah, BP Migas Membenarkan Kebocoran Minyak

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *