Home » Gresik » Pemkab Gresik Jajaki Pemanfaatan Bekas Lahan Semen Gresik
Master tukang, tutorial pertukangan

Pemkab Gresik Jajaki Pemanfaatan Bekas Lahan Semen Gresik

Lahan eks tambang PT Semen Gresik untuk keperluan fasum (fasilitas umum) mulai dijajaki. Saat ini, sudah ada dua lahan yang siap untuk  dimanfaatkan. Masingmasing lahan eks galian C di KIG (kawasan industri Gresik) menjadi jalan akses baru serta penggunaan telaga Ngipik untuk penambahan kapasitas air bersih bagi PDAM Gresik.

Untuk mematangkan rencana itu, Pemkab Gresik melakukan survei lokasi, Kamis (31/5). Tim survei Pemkab Gresik yang dipimpin Sekkab M Nadjib
mendatangi lokasi yang hendak dimanfaatkan. Tim itu terdiri dari Bappeda, PDAM, serta perwakilan dari PT Semen Gresik. ”Kita tengah mulai survei lokasi. Semoga bisa segera terealisasi,” kata Nadjib.

Dikatakan,saat ini antara Pemda dan PT SG sudah ada kesepakatan. Tinggal pembahasan masalah teknis pengoperasian. ”Yang jelas, secara prinsip
sudah oke,” kata Nadjib. Sesuai rencana, pembangunan jalan akses baru dengan menggunakan lahan bekas galian. Jalan alternatif baru sepanjang 2,5 km itu nantinya akan menghubungkan wilayah GKB (Gresik Kota Baru)-Jl KIG Raya Selatan hingga Jl Notoprayitno. Jalan itu nanti bisa  menghubungkan menuju tengah kota.

Baca:  Mahfud MD Hadiri Haul Akbar Al Khidmah di Gresik

Untuk proyek penambahan air, ditargetkan tahun ini juga krisis air bersih di wilayah kota sudah bisa tertutup. Dari telaga ini, PDAM  memproyeksikan bakal memperoleh tambahan air bersih hingga 50 liter per detik. ”Semuanya akan digunakan untuk memperbaiki distribusi air di saluran perkotaan,” kata Dirut PDAM Muhammad.

Lebih lanjut Muhammad mengatakan ada beberapa rencana penambahan instalasi air bersih anyar yang masih membutuhkan waktu. ”Ya semoga saja tidak meleset lagi,” katanya. Hingga pertengahan tahun ini, PDAM Gresik baru bisa memproduksi air bersih dengan kapasitas 867 liter/detik dari lima sumber. Jumlah produksi itu digunakan untuk mencukupi kebutuhan 76.129 pelanggan se-Gresik.

Jumlah kapasitas air bersih ini jauh dari kebutuhan riil. Sebenarnya, rencana eksekutif untuk mengajukan pemakaian Telaga Ngipik sebagai salah satu bahan baku air bersih, sudah cukup lama. Padahal, dari sisi kelayakan, air di Telaga Ngipik dianggap layak untuk menjadi sumber baru untuk mengatasi krisis air bersih di Gresik. (san/ris) Radar Gresik

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *