Home » Gresik » Pendidikan Gresik » Anggaran Infrastruktur Pendidikan Gresik Dikepras 20 Miliar
Master tukang, tutorial pertukangan

Anggaran Infrastruktur Pendidikan Gresik Dikepras 20 Miliar

Anggaran Infrastruktur Pendidikan Gresik Dikepras 20 Miliar. Pemkab Gresik agaknya lebih suka membangun proyek-proyek besar yang tidak langsung menyentuh akar kebutuhan masyarakat. Alokasi factory outlet dan stadion bukit lengis memang mencapai angka ratusan miliar. Namun hal yang sangat berbeda akan dialami oleh sektor pendidikan di Kabupaten Gresik.

APBD Kabupaten Gresik tahun 2013 hanya menganggarkan  peningkatan sarana pendidikan Gresik sebesar Rp. 37,2 miliar. Hal ini menurun drastis dibandingkan dengan alokasi anggaran sarana pendidikan tahun 2012 yang mencapai Rp. 57,07 Miliar.

Menurunnya anggaran sarana pendidikan ini jelas akan berpengaruh terhadap perbaikan infrastruktur yang akan berimbas kepada peningkatan kualitas pendidikan di Gresik.

Penurunan Anggaran ini disinyalir karena batalnya beberapa pembangunan saranan pendidikan. Salah satunya adalah pembangunan SMAN Balongpanggang yang sudah dipastikan gagal dibangun. Padahal di kecamatan Balongpanggang, keberadaan SMAN Balongpanggang sangat diperlukan mengingat kebutuhan masyarakat akan sekolah baru sangat mendesak.

Baca:  Antisipasi Pemilu 2014 Pemkab Gresik Serahkan Data ke KPUD

Anehnya, pembatalan pembangunan SMAN Balongpanggang ini juga didukung oleh anggota DPRD Gresik. Alasannya masih terjadi sengketa lahan di lokasi yang akan di bangun SMAN Balongpanggang. sementara, informasi yang berkembang dilapangan, sengketa lahan hanya dalih untuk mengganjal pemabngunan SMAN Balongpanggang.

Sementara itu, pembangunan Sekolah SDN Betiting yang awalnya terkatung-katung akan segera direalisasikan. SDN Betiting akan dibangun 8 ruangan kelas dengan anggaran sebesar 1,6 Milliar. Pembangunan sarana pendidikan yang lain yang dianggarkan di APBD Gresik 2013 adalah pembangunan SMP satu atap di Sangkapura serta pembangunan 3 SMK baru.

Menurunnya anggaran sarana pendidikan ini dibenarkan oleh salah satu anggota DPRD Gresik Chumaidi Maun, ” Untuk pendidikan, misalnya, tahun ini fokus pada kesejahteraan siswa” kata ketua Komisi D DPRD Gresik ini, sebagaimanan dilansir oleh Jawa Pos.

Baca:  Pemkab Gresik Memberikan Bantuan Mobil Ambulans

Chumaidi Maun juga menyatakan bahwa Komisi D dan dinas Pendidikan Gresik sepakat untuk menambah alokasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Selain itu, dana peningkatan mutu pendidikan juga di tambah. (JP/editor:adit/foto:gresikkab.go.id)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *