Home » Gresik » Pendidikan Gresik » KASBI Kembali Berdemo Menolak Pungli Pendidikan di Gresik
Master tukang, tutorial pertukangan

KASBI Kembali Berdemo Menolak Pungli Pendidikan di Gresik

Berita Gresik

Menyikapi maraknya pungutan dunia pendidikan di Gresik, puluhan buruh anggota Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) dan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) kembali turun ke jalan. Ini merupakan aksi ke dua KASBI setelah pada aksi pertama soal pungli tidak membawa perubahan kebijakan yang signifikan.

Para pengunjukrasa mendatangi kantor Kementerian Agama Gresik sekitar pukul 10.00. Mereka datang dengan membawa sound system yang dibawa diatas mobil pick up serta puluhan poster dan spanduk. Para buruh yang tergabung dalam SPBI-KASBI lalu melakukan konvoi.

Mereka juga mengendarai motor sambil memampang poster. Posterposter tersebut berbunyi antara lain Wujudkan Pendidikan Gratis, Diknas Tindak tegas Sekolahan Yang Nakal dan Kembalikan Uang Gedung Kami. Massa SPBI-KASBI menyampaikan tuntutan mereka dengan pengeras suara Koordinator
aksi Agus Budiono mengutuk keras adanya uang pungli yang semakin membebankan pada kaum miskin terutama buruh.

Baca:  Banyak Proyek Belum selesai, DAK Pendidikan Gresik Terancam Macet

“Kembalikan biaya pendaftaran dan daftar ulang, karena masih banyak sekolah dan madarasah yang  menarik uang padahal SK Bupati telah melarang itu,” teriak Agus. Selanjutnya Agus mengatakan, sesuai SK Bupati Gresik tidak ada sekolah negeri ataupun madrasah negeri yang membayar. “Telah ditanggung
oleh pemerintah Gresik uang sekolah tersebut, tapi kenapa masih ada tarikan. Apakah SK Bupati ini
tidak dilaksanakan oleh Kemenag dan kadindik?,” ujarnya.

Para buruh memaksa masuk untuk dapat menemui Kemenag Gresik untuk diajak dialog. Namun  sayangnya mereka tidak ditemui karena Kepala Kemenag Gresik sedang ada tugas luar. Perwakilan pendemo akhirnya diterima oleh Kasie Mapenda kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi.

Baca:  PPDB Gresik 2015, Sambari Kumpulkan Kepala Sekolah

Seusai pertemuan, para pendemo dan kemenag Gresik telah terjadi notulen kesepakatan yang  ditandatangani oleh SPBIKASBI dengan Kemenag. Kesepakatan tersebut berisikan 1 butir
pernyataan yaitu Mengundang embaga madrasah dan SPBI untuk bertemu dan berbicara mendengarkan tuntutan SPBI dan pihak terkait.

Seteleh puas mendapatkan keinginan mereka, para pendemo pergi ke kantor dispendik Gresik Jl Arif Rahman Hakim. Namun mereka tidak bertemu Kadispendik Wanda Metini Hariej sedang ada tugas ke Jakarta. Serlanjutnya para pendemo menuju SD N 3 Sidokumpul.

Mereka melakukan aksi demonstrasi setelah banyak Pungli yang dilakukan pihak sekolah pada siswa baru atau siswa lama yang naik kelas. Kasbi pun meminta agar Kepala kantor Kemenag dan Kepala  Dispendik melarang dan menginstruksikan pada sekolah-sekolah yang terlanjur  melakukan pungli segera mengembalikan pada orang tua atau wali siswa

Baca:  Bupati Gresik Bantah Tarik Sumbangan Siswa Baru

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *