Home » Gresik » Politik Gresik » Ada Potensi Mark Up Dana Bantuan Haji di Gresik
Master tukang, tutorial pertukangan

Ada Potensi Mark Up Dana Bantuan Haji di Gresik

jamaah haji gresik
Foto:Sandhiarta/RadarGresik

Ada Potensi Mark Up Dana Bantuan Haji di Gresik. Mekanisme serta penggunaan dana haji makin meruncing setelahg Komisi D DPRD Gresik melayangkan panggilan hearing kepada pihak terkait. Selain meminta penjelasan terkait penggunaan uang APBD sebesar Rp 454 juta, mereka juga mempertanyakan biaya sewa bus ke Surabaya yang kelewat mahal, Rp 10 juta perunit.

Munculnya angka Rp 10 juta perunit setelah Bagian Kesra Pemkab Gresik memberikan pernyataan resmi jika anggaran tranportasi CJH APBD 2012 sebesar Rp 454 juta untuk menyewa 42 bus. “ Pemkab Gresik membantu bus untuk memfasilitasi Pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) Gresik menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya,” kata Kesra, Khusaini melalui kabag Humas Pemkab Gresik dalam rilis resmi yang diterima redaksi Radar Gresik, kemarin.

Dengan demikian, rata-rata untuk satubus dikeluarkan biaya Rp 10 juta. Tentu sebuah angka diluar kewajaran. “Sewa bus pariwisata paling bagus n mewah saja sehari Rp 3 juta, pulang pergi berarti Rp 6 juta, lalu kenapa harus mengeluarkan hampir Rp 10 juta untuk satu bus,” komentar Sujono, Anggota Komisi D DPRD Gresik.

Baca:  Jelang Lengser, Sambari Mutasi Pejabat Eselon

Total CJH yang berangkat dari Kabupaten Gresik sebanyak 1.851 CJH dalam 5 kelompok terbang (kloter) masing-masing, kloter 38, 45, 46, 47 dan 48. Mereka yang berangkat kecuali yang diberangkatkan oleh PT Semen Gresik dan PT Petrokimia Gresik dibantu oleh Pemda
Gresik berupa bantuan bus Pemberangkatan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya. “Bantuan ini tidak berupa uang kepada CJH, melainkan bantuan bus yang dikirim ke masing-masing KBIH. Tentang titik pemberangkatan serta adanya biaya tambahan silahkan ditanyakan
ke KBIH masing-masing” terang Khusaini.

Diakui oleh Khusnaini, jumlah 42 bus itu diperuntukkan tak hanya CJH yang berangkat dari Halaman kantor Bupati Gresik, tapi seluruh CJH yang tergabung dalam 23 Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dibantu bis oleh Pemkab. “Tidak benar Pemkab hanya membantu kloter 45 yaitu CJH dalam KBIH yang ikut upacara simbolis pemberangkatan ” jelasnya.

Baca:  Konflik Pilkades Gresik 2013 Mulai Muncul di Desa Lowayu Dukun

Pada Senin Sore kemarin ada 390 CJH asal Gresik yang masuk kelompok terbang 48 masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Mereka diberangkatkan dengan 6 bis melalui 4 titik keberangkatan, masing-masing 76 CJH dalam 2 bis dari Alun-alun Kota Gresik, 55 CJH dalam 2 bis melalui kantor kecamatan Menganti, 77 CJH dalam 2 bus melalui Ponpes Al-Muniroh Pangkahwetan, Ujungpangkah dan 180 CJH dari Wisma Semen Gresik. (rtn/ris/RadarGresik/JPNN)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *