Home » Gresik » Politik Gresik » Berkah Ajukan Gugatan MK, Penetapan Hasil Pilkada Gresik Ditunda
Master tukang, tutorial pertukangan

Berkah Ajukan Gugatan MK, Penetapan Hasil Pilkada Gresik Ditunda

Berkah Ajukan Gugatan MK, Penetapan Hasil Pilkada Gresik Ditunda. Penetapan hasil Pilkada Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang seharusnya pada Selasa (22/12) di Kantor KPU setempat dipastikan ditunda karena adanya gugatan dari salah satu calon ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Gresik Ahmad Roni, Senin, mengatakan sesuai laporan MK gugatan salah satu calon tersebut sudah diterima pada 19 Desember 2015, pukul 16.37 WIB, sehingga KPU Gresik memutuskan untuk menunda penetapan Pilkada setempat.

“Kita menghargai proses tersebut, dan menunda penetapan sambil menunggu keputusan MK mengenai sengketa Pilkada Kabupaten Gresik,” ucap Roni ketika dikonfirmasi dari Kabupaten Gresik.

Roni mengaku tidak tahu secara detail isi gugatan yang disampaikan oleh salah satu pasangan calon tersebut, namun pihaknya akan menghargai setiap proses demokrasi yang berlangsung di Kabupaten Gresik.

Baca:  Quick Count Pilkada Gresik, Incumbent Menang Meyakinkan

Sementara terkait kapan penetapan hasil Pilkada Gresik akan dilakukan, Roni mengaku tidak bisa menjawab secara pasti, sebab langkah KPU Gresik masih menunggu hasil keputusan dari MK.

Sebelumnya, KPU menetapkan keputusan rekapitulasi dengan perolehan pasangan petahana nomor 1 Sambari-Qosim memperoleh 447. 751 suara, nomor 2 pasangan Husnul Khuluq-Ahmad Rubaie 175.449, dan nomor 3 Nur Hamim-Achmad Junadi memperoleh 10.626 suara.

Namun setelah proses penetapan itu, pasangan nomor 2 pasangan Husnul Khuluq-Ahmad Rubaie atau pasangan “Berkah” yang memperoleh 175.449 suara mengajukan gugatan ke MK, yang dikirim pada 19 Desember 2015.

Pilkada Gresik diikuti tiga pasangan calon, yakni nomor urut satu Sambari Halim Radianto dan Mohammad Qosim yang diusung PKB dan Partai Demokrat dengan julukan “SQ”.

Baca:  Kasus Polusi Batubara, DPRD Gresik Batalkan Hearing

Nomor urut dua Husnul Khuluq dan Ahmad Rubaie yang diusung koalisi PDIP, PAN dan Partai Gerindra bejuluk Berkah, serta nomor urut tiga Ahmad Nur Hamim-Junaidi yang diusung Partai Golkar berjuluk “Arjuna”.

 

ANTARA | Abdul Malik Ibrahim

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *