Home » Gresik » Politik Gresik » BK DPRD Gresik Tak Mampu Beri Sanksi Anggotanya
Master tukang, tutorial pertukangan

BK DPRD Gresik Tak Mampu Beri Sanksi Anggotanya

Boikot Oleh DPRD Gresik Preseden Buruk Demokrasi

BERITA GRESIK – Aksi boikot paripurna anggota DPRD Gresik dimungkinkan terulang lagi dalam rapat pekan depan. Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik diyakini tidak mampu menjangkau aksi tersebut apalagi menjatuhkan sanksi kepada anggota yang mangkir dari paripurna.

Kondisi ini membuat anggota dewan makin percaya diri untuk melakukan boikot. Sebaliknya BK dinilai tidak bisa melakukan pemeriksaan karena akan terbentur dengan aturan. “BK tidak bisa melakukan pemeriksaan. Lantaran aksi ini atas perintah partai,” kata Ketua Komisi C DPRD Gresik Edy  Santoso kemarin.

Menurut Edy, ada alasan lainnya yang menjadi hambatan bagi BK untuk melakukan pemeriksaan. Hambatan ini adalah aksi tersebut masih dilakukan sekali. “Praktis BK tidak akan bisa mengeluarkan rekomendasi tegas,” kata politisi Partai Demokrat ini.

Baca:  Mobil Dinas Kabupaten Gresik Boleh Dibawa Mudik

Ditempat terpisah anggota FPKB Chumaidi Ma’un menyatakan kesangsiannya atas sikap BK untuk melakukan tindakan tegas. Pasalnya selama ini BK tidak bisa menunjukkan kinerja sesuai harapan. “Boleh dibilang mandul, padahal anggaran BK selalu terserap,” kata anggota dewan yang dikenal vokal ini.

Chumaidi sendiri sependapat dengan langkah boikot yang telah dilakukan sebagaian besar anggota dewan. Alasan untuk melakukan aksi boikot bisa diterima lantaran banyak catatan merah dari LPJ bupati dalam menggunakan APBD 2011. “Jumlah catatan merah bisa mencapai ratusan, komisi D saja mengeluarkan 54 catatan mekeberarah,” kata Ketua Komisi D ini.

BK juga dipastikan tidak akan melakukan langkah maksimal. Ini disebabkan Ketua BK Syaiku menjadi bagian dari aksi boikot tersebut. “Ini karena ada perintah dari partai,” kata Syaiku.

Seperti diketahui, pada Senin (2/7) sidang paripurna yang mengagendakan raperda LPJ bupati atas penggunaan APBD 2011 akhirnya dijadwal ulang. Ini karena jumlah anggota dewan yang hadir di rapat paripurna tidak mencapai kuorum.(rtn/ris) Radar Gresik

Baca:  Antisipasi Pemilu 2014 Pemkab Gresik Serahkan Data ke KPUD

Suarakan Pendapatmu

comments

2 comments

  1. BETUL KATA GUS DUR .TERNYATA DPRD PUN SEPERTI TAMAN KANAK KANAK……………KALAU DULU DEWAN BERKATA “JANGAN RAMAI RAMAI KAYAK TUKANG BECAK”……..EHHHH SEKARANG TERBALIK TUKANG BECAK BILANG KESAMA ABANG BECAK ” JANGAN RAME DAN TENGKAR KAYAK ANGGOTA DEWAN AJA” HEHEHE HEHEHE …..

    • Benar sekali mas panji….,ini preseden buruk bagi demokrasi..perbedaan tidak diselesaikan dengan mekanisme demokratis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *