Home » Gresik » Politik Gresik » DPRD Gresik Ngambek, Paripurna LKPj Bupati Gagal
Master tukang, tutorial pertukangan

DPRD Gresik Ngambek, Paripurna LKPj Bupati Gagal

DPRD Gresik Ngambek, Paripurna LKPj Bupati Gagal

DPRD GRESIK – Politik ala anak Taman Kanak-kanak (TK) di tunjukkan oleh anggota DPRD Gresik yang melakukan boikot paripurna. Sebanyak 70 persen anggota DPRD Gresik mangkir dari pekerjaanya sebagai wakil rakyat. Mereka tidak menghadiri paripurna LKPj APBD Gresik 2011. Aksi ngambeknya anggota DPRD Gresik ini memaksa Badan Musyawarah DPRD Gresik menjadwalkan ulang paripurna.

Aksi ngambek DPRD Gresik ini melibatkan hampir seluruh fraksi DPRD Gresik kecuali Fraksi PG, F-PDIP, dan G-HGB. dari 50 anggota DPRD Gresik yang hadir hanya 14 orang. Sementara dari Absensi kehadiran di sekretariat DPRD Gresik yang hadir 16 orang dari tanda tangan yang dibubuhkan.

Mulai pukul 10.00 WIB sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda mangkirnya anggota DPRD Gresik dari tugasnya, karena sampai pukul 11.20 baru 16 anggota DPRD Gresik yang hadir. Akhirnya ketua DPRD gresik yang memimpin jalannya rapat dan di hadiri oleh Bupati Sambari Halim Radianto  menyatakan rapat tidak kuorum.

Baca:  Pimpinan DPRD Gresik Memberikan Contoh Buruk Kepada Masyarakat

Sidang terpaksa diskors selama satu jam untuk menunggu anggota DPR yang lain hadir. ternyata sampai skors habis dan ditambah lagi, tidak ada anggota DPRD Gresik yang nongol batang hidungnya. Bahkan sekretariat DPRD gresik mendatangi masing-masing kantor fraksi dan memberitahukan kalau paripurna akan di mulai, namun pemberitahuan ini diabaikan begitu saja.

Akhirnya pimpinan sidang menawarkan kepada peserta sidang untuk menjadwal ulang paripurna karena setelah penundaan dua kali ternyata belum mencapai kuorum. Maka rapat paripurna yang mengagendakan pengambilan keputusan rancangan peraturan daerah tentang laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Gresik 2011 akhirnya batal.

Respon atas ketidakdewasaan anggota DPRD Gresik disampaikan oleh Mujib Ridwan yang mengecam rekan-rekannya sesama anggota legislatif. Mujib menganggap rekan-rekannya tidak dewasa dalam berpolitik “ Ini gelagat yang tidak baik bagi institusi DPRD Gresik. Kita sudah bersama-sama melakukan konsultasi ke Jakarta. saya kira bukan masalah menerima atau menolak. Ini preseden buruk” tegasnya berapi-api, sebagaimana dikutip oleh Radar Gresik dalam beritanya.

Wakil Ketua Komisi C tersebut juga mendesak Badan kehormatan (BK) DPRD Gresik untuk memeriksa anggota dewan yang boikot. sebab menurut peraturan, anggota DPRD yang tidak hadir dalam rapat paripurna secara berturut-turut bisa dipecat.

Baca:  Anggota DPRD Gresik Ngemplang Kartu Kredit

Seluruh anggota yang hadir dalam paripurna akhirnya menyetujui paripurna diagendakan ulang . Zulfan hasyim selaku Ketua DPRD Gresik menyatakan bahwa hadir atau tidaknya anggota dewan merupakan hak sepenuhnya  anggoa dewan ‘ Hak anggota untuk hadir atau tidak, kita tidak bisa memaksa” kata zulfan.

sementara itu, radar gresik dalam beritanya mengutip salah satu sumber dari anggota dewan yang menyatakan, bagi PKNU, FPPP dan FPAN bupati Sambari telah wanprestasi bagaikan hujan yang tidak merata. Sedangkan Fraksi lain seperti FPKP dan FPD dikabarkan dilatar belakangi atas kekecewaan terhadap pimpinan dewan karena tidak merespon usulan merubah alat alat kelengkapan dewan. “ mereka ingin menciptakan suasana seolah pimpinan sidang tidak kapabel” kata politisi perempuan ini.(ad)

Baca:  DPRD Gresik Ogah Kembalikan Tunjangan Perumahan

 

Belajar Politik & Marketing

 

 

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *