Home » Gresik » Politik Gresik » Gila..! Anggaran BBM Mobil Dinas Gresik Membengkak
Master tukang, tutorial pertukangan

Gila..! Anggaran BBM Mobil Dinas Gresik Membengkak

demo sambariAnggaran BBM Mobil Dinas Gresik Membengkak. Sejumlah permintaan fantastis tertuang danlam pengajuan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2012. Salahsatunya permintaan tambahan tunjangan pembelian bahan bakar minyak. Hampir semua mobdin Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) termasuk mobdin bupati dan wakil bupati melalui Bagian Perlengkapan mengajukan tambahan.

Akibat tambahan BBM ini, kekuatan APBD perubahan alokasi terbesar masih tersedot untuk kebutuhan belanja tak langsung. “Itu lah yang kita pertanyakan, APBD masih lebih banyak untuk belanja pegawai, kok bisa begitu,” kata Ketua FKB Syafiq AM kemarin. Pembengkakan belanja pegawai ini terjadi dihampir seluruh pos tak kecuali belanja bupati dan wakil bupati.

Misalnya saja untuk pemeliharaan rutin kendaraan Dinas Kesehatan menjadi Rp 134 juta artinya ada kenaikan Rp 257 juta. Begitu pula dengan Bappeda dari Rp 49 juta naik menjadi jadi Rp 84 juta, Dinas Pendidikan minta tambahan Rp 43 juta. Dinas Perhubungan Rp 60 juta naik mejadi Rp 106 juta. Dispenduk naik menjadi Rp 48 juta, BKKB naik Rp 61 juta menjadi Rp 74 juta, Disperindag Rp 67 juta menjadi Rp 97 juta, Disbusdparporra dari Rp 47 jadi Rp 93 juta.

Baca:  SMAN Balongpanggang Gresik Akhirnya Dibangun

Tambahan BBM mobil dinas gresik juga diusulkan Satpol PP dari Rp 19 jutamenjadi Rp 23 juta, Bagian Perlengkapan yang membawahi mobdin kepala daerah meminta kenaikan dari Rp 171 juta naik menjadi Rp 300 juta. Sementara usulan kenaikan seragam dinas naik menjadi 5,261 miliar. Salah satu yang menjadi sorotan FPKB adalah anggaran Dinas Kesehatan yang mengalokasikan dana sebesar Rp 4,6 miliar untuk pengadaan alat kesehatan.

Selain itu, terdapat belanja pada program pemeliharaan dan pemulihan kesehatan sebsar Rp 650 juta. “Kami minta penjelasan terkait belanja tersebut,” Abdul Qodir, Anggota Komisi A DPRD Gresik. Alasannya belajan ini didominasi untuk belanja barang dan jasa sesaber 553 juta. Menjadi
pertanyaan program ini untuk siapa dan apakah mendesak.(rtn/ris/radargresik/jpnn)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *