Home » Gresik » Politik Gresik » Panwaslu Gresik Selidiki Stiker Ajakan Golput
Master tukang, tutorial pertukangan

Panwaslu Gresik Selidiki Stiker Ajakan Golput

Panwaslu Gresik Selidiki Stiker Ajakan Golput.  Pantia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Gresik, Jawa Timur masih menyelidiki adanya peredaran stiker atau selebaran kertas yang mengajak untuk tidak memilih atau “golput” di wilayah setempat.

“Hingga saat ini kita belum menerima laporan peredaran stiker golput di Gresik, dan kami masih menyelidiki serta menunggu adanya laporan dari masyarakat,” ucap Devisi Penindakan Pelanggaran, Panwaslu Kabupaten Gresik, Ismail Hariyanto, Senin.

Ismail mengaku belum menemukan bukti secara fisik peredaran stiker golput, meski demikian beberapa anggota Panwaslu juga telah mendengar adanya peredaran stiker itu di beberapa wilayah Kabupaten Gresik.

Oleh karena itu, kata Ismail, pihaknya masih akan melihat terlebih dulu konteks isi stiker, apakah diikuti ajakan untuk tidak memilih atau ada upaya menghalang-halangi pemilih untuk ikut melaksakan Pilkada di Kabupaten Gresik.

Baca:  PNS Gresik yang Tidak Netral Akan Kena Sanksi

“Kalau konteksnya demikian maka pembuat stiker akan kita pidanakan, namun tetap akan kita kaji terlebih dahulu ada upaya apa dibalik pembuatan stiker tersebut,” katanya.

Ia mengatakan, dalam undang-undang nomor 8 tahun 2015 pasal 178 disebutkan setiap orang yang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya, dipidana dengan penjara paling cepat 12 bulan, dan paling lama 24 bulan penjara, atau denda paling sedikit Rp12 juta, dan paling banyak Rp 24 juta. (Antarajatim | A. malik Ibrahim)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *