Home » Gresik » Politik Gresik » Pejabat Gresik Mencederai Hati Rakyat, Mobil Dinas Tidak Berstiker
Master tukang, tutorial pertukangan

Pejabat Gresik Mencederai Hati Rakyat, Mobil Dinas Tidak Berstiker

pemkab gresik tempel stikerGresik – Pejabat Gresik mencederai hati rakyat, upaya penghematan BBM dengan pemberian stiker BBM non subsidi pada mobil dinas ternyata hanya simbolisasi semata. Penyataan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang akan menarik mobil tanpa stiker, dipertanyakan kebenarannya. Ini terlihat dari deretan mobil pejabat gresik yang menghadiri acara safari ramadhan yang dihadiri oleh Aburizal Bakrie semalam.

Di sejumlah instansi juga masih ditemui mobil dinas kendaraan pelat merah di Pemkab Gresik, belum terpasang stiker BBM-Non subsidi. Yang mengejutkan, ternyata mobdin-mobdin yang belum terpasang stiker itu cukup merata.

Tak hanya mobdin-mobdin milik pejabat Gresik eselon III, ternyata mobil yang dipakai para pejabat gresik eselon II (selevel kepala dinas) ternyata belum berstiker. Padahal, sehari sebelumnya, bupati Sambari Halim Radianto sudah menginstruksikan agar stiker-stiker itu sudah terpasang di   seluruh mobil plat merah sebelum 1 Agustus. Sebut saja di kantor Pemkab misalnya, ternyata, hampir separo kendaraan yang ditemui di sana belum berstiker.

Baca:  Jalan Tol Gresik - Surabaya Ambles

Hal serupa terlihat di pelataran alun-alun Gresik. Kebetulan, mayoritas pejabat kemarin hadir dalam acara di pendopo kabupaten. Terny ta, rata-rata mobdin yang mereka pakai juga belum terpasang. Hanya beberapa saja yang sudah terpasang stiker. Namun, ada juga  kendaraan dinas yang pemasangan stikernya nanggung.

Stiker itu hanya dipasang satu, yakni stiker kecil yang dipasang di bagian kiri kaca depan mobil. Sedangkan, stiker besar yang harusnya dipasang di bagian belakang, belum kelihatan.

Kabag Humas Andhy H Wijaya saat dikonfirmasi menjelaskan, sebenarnya stiker-stiker itu sudah didistribusikan ke seluruh instansi. ”Mungkin, ada yang baru menerima sehingga belum terpasang. Atau mungkin juga ada yang belum menerima,” katanya.

Terkait masih banyaknya mobdin belum berstiker, Andhy menegaskan jika bupati sudah menginstruksikan seluruh stiker itu sudah terpasang per 1 Agustus. ”Yang jelas, nanti ada tim yang sudah siap mengawasi,” pungkasnya.

Baca:  BK DPRD Gresik Tak Mampu Beri Sanksi Anggotanya

Upaya pemerintah pusat yang menginstruksikan pembatasan pemakaian BBM bersubsidi khususnya bagi mobil dinas merupakan upaya menjaga kesehatan anggaran negara. Mobil dinas ini diinstruksikan untuk ditenpel stiker “Tidak Menggunakan BBM Bersubsidi” sebagai pioner dan upaya meningkatkan kesadaran publik agar tidak memakai bahan bakar bersubsidi. Namun justru para pejabat publik sendiri yang mencederai hati rakyat dengan tidak mematuhi peraturan.(rdrgresik/edtr:gresik.co)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *