Home » Gresik » Politik Gresik » PKB Gresik Terus Membara, Zulfan Menilai DPW Tak Tegas
Master tukang, tutorial pertukangan

PKB Gresik Terus Membara, Zulfan Menilai DPW Tak Tegas

GRESIK KOTA -Badai Konflik terus melanda tubuh Partai Kebangkitan bangsa Gresik, setelah Muskercab dan rentetan manuver statement yang menjatuhkan antar anggaota partai. Ketua DPRD Gresik Zulfan Hasyim yang juga anggota dari PKB, menuntut agar DPW dan DPP PKB bertindak tegas dan tidak membiarkan bara yang membakar partai yang didirikan oleh Gus Dur ini. Ancaman Ketua Tanfidz PKB Gresik Moch Syafi’ AM terhadap kader PKB yang mokong dinilai berlebihan. Ini karena tidak ada satupun dari hasil muskercab yang merekomendasikan melakukan PAW (pergantian anter waktu) anggota dewan. “Yang ada adalah rencana pergantian  kepengurusan DPAC, tentu yang tak sejalan,” kata salah satu kader PKB yang tak mau disebutkan namanya.

Baca:  Konflik PKB Gresik Menuju Klimaks, Antar Elit Saling Serang

Seperti diberitakan sebelumnya, Safi AM mengancam melakukan tindakan tegas terhadap kader yang dinilai menghambat roda organisasi. Jika kader tersebut berstatus anggota dewan, maka tak segansegan Syafi’ AM akan mengusulkan PAW. “Siapa saja, anggota dewan pun akan diproses PAW jika hanya sebagai kotoran di partai,” kata Syafi’ AM

Ditempat terpisah Ketua DPRD Gresik Zulfan Hasyim ketika diminta pendapat menjelaskan proses PAW melalui berbagai prosedur. Tentunya  prosedur yang dimaksud telah termaktub dalam aturan masing-masing partai. “Selain itu, ada juga prosedur sesuai dengan aturan rumah tangga di dewan sendiri,” kata Zulfan. Dikatakan mantan pengacara ini, bercermin pada kasus proses PAW di DPRD Bojonegoro nyatanya tak semudah  membalik tangan. Kendati telah ada keputusan incrah dari mahkamah agung, toh sampai sekarang PAW tidak bisa dilakukan.

Baca:  Panwaslu Gresik Selidiki Stiker Ajakan Golput

“Terlebih menteri dalam negeri akan menolak memproses usulan apabila masih terjadi masalah hukum,” katanya. Sebagai kader PKB, Zulfan mengaku prihatin atas konflik intern yang melanda PKB Gresik. Persoalan ini bisa diakhiri apabila DPW atau DPP bersikap tegas jika tidak jutru  merugikan partai. “Lebih baik mengambil kebijakan yang salah toh nantinya diuji oleh aturan partai, daripada membiarkan mengambang,” katanya. Terkait ketidakhadirannya dalam muskercab I, Zulfan mengaku tidak tahu menahu. Pasalnya dirinya tidak mendapat undangan atau pemberitahuan. Sementara undangan yang beredar dinilai tidak resmi, karena tidak ada tanda tangan ketua dewan syuro.

Suarakan Pendapatmu

comments

3 comments

  1. Apa yang dilakukan pak Syafik itu sudah sesuai AD/ART dan peraturan PKB. Siapapun yang menjadi pengurus DPC PKB yang tidak aktif lebih dari 6 bulan dan dengan terang benerang melakukan upaya menghambat jalannya organisai, membuat pernyataan-pernyataan di media seakan-akan DPC PKB tidak jalan, yang membuat citra paratai jelek di mata konstituen, sangat wajar dong pak Syafik melakukan tindakan tegas seperti itu untuk menegakkan AD/ART dan aturan partai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *