Home » Gresik » Redam Muscablub PKB Gresik, Robbach Ma’sum Akan Di Korbankan
Master tukang, tutorial pertukangan

Redam Muscablub PKB Gresik, Robbach Ma’sum Akan Di Korbankan

Dinamika Partai Kebangkitan Bangsa sebagai salah satu partai terbesar di gresik semakin bergolak dinamis. Konflik yang mempertemukan dua kubu besar ini mulai mengarah kepada upaya saling mengkudeta diantara para pemimpinnya.

Bukan tidak mungkin, jika tidak dikelola dengan baik konflik internal PKB justru akan menjadi bola panas yang siap meluluhlantakkan pondasi kekuatan partai. Pasalnya, Ketua DPC PKB Moh. Syai’ AM yang dimosi tidak percaya oleh mayoritas ketua pengurus anak cabang (PAC), tengah menyusun perlawanan diantaranya dengan mengganti KH Robbach Ma’sum sebagai ketua dewan syura.

Sebuah sumber menginformasikan bahwa pertemuan untuk mendepak mantan Bupati Gresik dua periode itu sudah dilakukan pekan lalu di Kantor DPC PKB Jalan Kartini Gresik. Rapat diikuti separuh anggota FKB DPRD. Bahkan dalam rapat tersebut sudah dimunculkan nama pengganti Kiai Robbach, yakni KH Khusnun Nadlor, ketua dewan syura DPAC PKB Kecamatan Manyar.

Baca:  Pemkab Gresik Jajaki Pemanfaatan Bekas Lahan Semen Gresik

“Saya sudah mendengar adanya rapat internal partai untuk mengganti Kiai Robbach,” ungkap seorang anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Gresik yang enggan namanya dipublikasikan.

Hanya sumber lain menyebutkan, langkah berani Syafi’ untuk “menurunkan” Kiai Robbach dari kedudukan terhormat tersebut karena sudah terjadi kesepakatan dengan Ketua DPRD Zulfan Hasyim. Isi kesepakatan antara lain, mempertahankan kepemimpinan partai di bawah Syafi’, sementara Syafi’ tidak akan mengutak-atik lagi kursi Zulfan sebagai ketua dewan.

“Syafi’ bersama anggota FKB yang pro dia nekat mengadakan rapat internal tersebut karena beranggapan dengan mengganti Kiai Robbach sebagai ketua dewan syura, maka kekuatan 12 PAC yang meminta percepatan muscablub dengan sendirinya akan melemah,” ungkap anggota FKB tersebut.

Baik Syafi’ maupun Zulfan hingga kemarin belum bisa dimintai konfirmasinya. Pasalnya keduanya masih disibukkan dengan kegiatan kunjungan kerja anggota dewan ke berbagai daerah yang tengah menggali masukan terkait pembahasan 9 ranperda baru.

Baca:  Jangan Ditiru ! Anggota DPRD Gresik Bolos Massal Pasca Libur Panjang

Sementara dua anggota FKB yang dikenal pendukung Syafi’, yaitu Ahmad Muhajir dan Chumaidi Ma’un ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui rapat internal partainya. Bahkan Chumaidi Ma’un yang juga ketua PAC PKB Kecamatan Manyar hanya tersenyum saat disodori isu pergantian ketua dewan syura DPC PKB.

Reaksi keras justru mulai bermunculan ketika kabar KH Robbach Ma’sum, tokoh sentral PKB Gresik selama ini, akan dicopot dari jabatannya selaku ketua dewan syura. Karena langkah itu dinilai tindakan illegal, bertentangan dengan aturan partai.

“Kami akan terus melawan. Bahkan, kami semakin bulat untuk mendesak percepatan muscablub. Karena langkah-langkah politik yang diambil Syafi’ sebagai ketua tanfidz DPC PKB sudah banyak merugikan partai. Dan ini sangat berbahaya,” kata H. Sugiarto, juru bicara kelompok 12 PAC yang kontra-Syafi’.

Baca:  Anggota Gapensi Gresik Mengeluhkan Perijinan SBUJK yang Lambat

Ditambahkan ketua tanfidz PAC PKB Kecamatan Gresik itu, sebenarnya tuntutan 12 PAC terkait muscablub sudah direspon. Hanya saja, pihak DPW maupun DPP PKB yang kurang tegas. Karena itu, dalam pekan ini dia bersama ketua 11 PAC lainnya bakal meminta klarifikasi lagi.

“Karena kalau dibiarkan kayak begini terus, kami khawatir yang rugi adalah internal partai. Buktinya, kami dengar Syafi’ ketika membuat acara Diklatsar Satgas PKB di Panceng tidak dihadiri siapapun. Kalau diteruskan, PKB yang bakal turun perolehan suaranya. Karena PKB Gresik itu ikonnya tetap Kiai Robbach,” tegas Sugiarto. did

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *