Home » Gresik » Rita Subowo: Gunung Lengis Tak Aman
Master tukang, tutorial pertukangan

Rita Subowo: Gunung Lengis Tak Aman

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo bersama Deputi Kemenpora, Joko Pekik dan tim Ahli Hari Setiono meninjau Gunung Lengis, di Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Senin (30/4). Di lahan yang dinilai kurang aman karena ada SUTET (saluran uara tegangan ektra tinggi) milik PT PLN itu sesuai rencana akan dibangun stadion international untuk sarana Asian Games XIX Tahun 2019.

“Di Jatim ada 3 kabupaten yang dimungkinkan ditunjuk sebagai tempat Asian Games tahun 2019. Itu jika Indonesia ditunjuk sebagai penyelenggara Asian Games tahun 2019,” kata Rita Subowo kepada wartawan saat di lokasi Gunung Lengis.

Untuk bisa menyiapkan diri sebagai tempat Asian Games, Jawa Timur, menurut Rita Subowo, tidak bisa berjalan sendiri. Alsannya, ada aturan OCA ( Olympic Council of Asia) yang harus dipatuhi. “Kita harus ikuti aturan OCA, untuk bisa menjadi tuan rumah Asian Games, ” jelasnya.

Baca:  Sambari Dibidik KPK, DPD Golkar Jatim Tidak Akan Membela

Sebagai LOC (Local Organizing Committee), dirinya mengaku sudah menyerahkan surat-surat awal ke OCA. Tentunya dengan harapan agar Indonesia bisa dimasukkan sebagai negara yang bisa ikut bidding. Sebab, sekarang sudah ada beberapa negara yang all out agar Asian Games tahun 2019 bisa digelar di negara mereka. “Diantaranya , Vietnam, Dubai dan Malaysia. Namun, akhir-akhir ini Malaysia kurang gencar,” terangnya.

Ditambahkan Rita, Indonesia agar bisa menjadi tuan rumah Asia Games tantangannya cukup berat. Karena itu, harus bekerja keras, dan lakukan segala persiapan. “Saya datang ke Jatim ini mewakili OCA, dan dapat perintah dari Presiden OCA untuk melihat seperti apa Surabaya . Rencananya, tuan rumah Asian Games 2019 akan diumumkan September 2012. Kita berdoa agar Indonesia yang ditunjuk jadi tuan rumah Asian Games tahun 2019,” harapnya

Baca:  Gresik United Terus Mengevaluasi Gurning

Kurang Aman

Menyinggung soal lokasi gunung Lengis, Rita Subowo menilai kurang aman untuk dijadikan stadion. Alasannya, gunung yang terletak di kelurahan Segoromadu ini cukup berbahaya karena berdekatan dengan SUTET jaringan Jawa-Bali milik PT PLN.

Menurut Rita Subowo, kalau memang dipersiapkan sebagai salah satu venues Asean Games 2019 jangan sampai berdekatan dengan SUTET itu. Alasannya, stadion sepak bola identik dengan kembang api, sehingga cukup bahaya jika berdekatan dengan SUTET.

“Stadion itu kan biasanya identik dengan pesta kembang api, dengan demikian menjadi berbahaya karena berdekatan dengan SUTET, jadi kurang safe,” ucapnya disela-sela kunjungannya sembari menambahkan bila KOI siap membantu Jawa Timur menjadi penyelenggara Asian Games 2019 mendatang.

Menyikapi hal itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berjanji akan menggeser posisi stadion ke sebelah timur, sehingga tidak berdekatan dengan jaringan SUTET. “Soal itu sudah kita pertimbangkan. Makanya, nanti kita geser ke sebelah timur,” ucapnya memotong pernyataan ketua KOI.

Baca:  Pabrik Pengolahan Plastik di Gresik Terbakar

APalagi, tegas dia, pembangunannya sudah disepakati Legislatif. Bahkan, Pemkab sudah menyiapkan dana Rp 230 miliar dari APBD Gresik. “Asean Games jadi digelar disini atau tidak bukan masalah. Yang penting kita sudah memiliki stadion sepak bola sendiri,” kata Sambari.
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto optimis untuk membangun stadion yang berada di bukit Lengis, karena pembangunan stadion ini sudah masuk dalam RPJMD. “Kedatangan mereka merupakan peluang bagus. Apabila nantinya Asian Games jadi dilaksanakan di Indonesia maka kami akan memperbesar stadion ini,” ujarnya. md6 (surabayapost.co.id)

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *