Home » Gresik » Terminal Bunder Perlu Dioptimalkan
Master tukang, tutorial pertukangan

Terminal Bunder Perlu Dioptimalkan

Keberadaan terminal Bunder sebagai terminal utama bus maupun angkutan umum lainnya, bagi Kabupaten Gresik, dinilai selama ini tidak optimal. Baik secara fungsi pelayanan masyarakat maupun mendongkrak pendapatan asli Daerah (PAD).
Pengamat Ekonomi Universitas Muhamadiyah Gresik, Saipul SE, MM, menilai sebagai terminal transit sebenarnya cukup memadai. ‘’Kalau semua bus AKAP dan ADAP yang lewat Gresik wajib masuk terminal pasti pendapatan TPR-nya optimal. Demikian juga lay out terminal harus ditata ulang, sehingga space yang ada bisa optimal. tidak dibiarkan lengang begitu saja,’’ kata Saipul, Sabtu (21/4).
Sebagai titik pertemuan massa, sarana pendukung seperti kios-kios yang ada juga harus difungsikan dengan benar. ‘’Kalau bisa menjadi sentra ekonomi, tidak apa-apa. Bukan malah kios disewakan jadi tempat tinggal atau kantor ormas,’’ kata dia.
Apalagi dengan rencana bus pantura harus berakhir di Tambak Ososwilangon per 1 Mei, Saipul melihat ini sebagai peluang yang harus ditangkap Pemkab Gresik menata ulang dan kelola terminal Bunder.
’’Kalau alasan Kepala Dinas-nya terminal Bunder saat ini sepi, justru ini kesempatan bagaimana membuat ramai kembali terminal Bunder, kita siap memberi masukan dan kajian akademiknya,’’katanya.
Dari pantauan Portal-G, salah satu akar masalah penyebab sepinya terminal Bunder karena adanya pembiaran bus dari barat tidak masuk terminal. Akibatnya menimbulkan terminal bayangan di depan pom bensin Bunder karena bus-bus menurunkan penumpang di sana. Sementara angkutan umum lainnya jemput bola di lokasi yang sama. Penertiban yang dilakukan terkesan hanya formalitas tapi tidak menjadi solusi.
Kasatlantas Polres Gresik AKAP Muhamad Purbaya, membenarkan, adanya terminal bayangan selama ini membuat pihaknya harus kerja keras mengatur ketertiban di kawasan Bunder.
‘’Memang terminal bayangan selalu ditertibkan, tetapi kalau petugas balik kanan, ada lagi, selama akar masalah bus yang dari arah barat dibiarkan tidak masuk ke terminal. Tapi kewenangan kami sebatas menertibkan dan menegakkan peraturan perundang-undangan lalulintas. Kalau pengelolaan terminal menjadi tanggung jawab Dishub,’’ujar dia ketika dikonfirmasi Portal-G.
Kasatlantas mengusulkan, untuk melakukan optimalisasi terminal Bunder, semua pemangku kepentingan harus duduk bersama. Juga harus ada kajian akademik untuk menata ulang terminal Bunder.
‘’Kami menyambut baik kalau ada prakarsa itu, termasuk masukan dari masyarakat mengantisipasi setelah 1 Mei mendatang,’’ harap Kasatlantas.(wok)portalgresik.com

Kata Pencarian:

tarif parkir di sekitar terminal bunder (1),Terminal bunder (1),terminal bunder gresik jawa_timur (1),terminal gresik (1)

Suarakan Pendapatmu

comments

Baca:  Pabrik Pengolahan Plastik di Gresik Terbakar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *