Home » Gresik » Wisata Gresik » Yuk…,Berwisata Agro di Kebun Petrokimia Gresik
Master tukang, tutorial pertukangan

Yuk…,Berwisata Agro di Kebun Petrokimia Gresik

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, banyak sekali kelompok masyarakat yang mulai gemar menanam dan mengkonsumsi makanan organik. Bahkan trend masyarakat perkotaan sudah banyak yang meminati pola berkebun di lahan sempit baik menggunakan cara konvensional maupun modern seperti hidroponik.

Melihat fenomena tersesebut, Kebun Percobaan Petrokimia Gresik membuka akses bagi masyarakat untuk belajar menanam dan berkebun. Dengan harapan masyarakat bisa memetik dan mengontrol hasil budidayanya sendiri sehingga lebih sehat saat dikonsumsi.

Sejak dioperasikan 35 tahun lalu, Kebun Percobaan atau lebih dikenal dengan nama (Buncop), milik PT Petrokimia Gresik (PG) yang berada di Jalan Notoprayitono Gresik sudah kerap kali dikunjungi oleh masyarakat sekitar.

Buncop yang menempati lahan seluas 5 hektar, semula tempat tersebut dipakai untuk riset produk unggulan. Namun, setelah perkembangan jaman buncop juga dijadikan media bagi PG untuk memperkenalkan perusahaan dalam bentuk wisata agro dengan beberapa sarana yang tersedia, seperti lahan praktek bercocok tanam, kebun aneka buah, toko pertanian Petromart, percontohan usaha tani ternak sapi, penangkaran hewan langka rusa, serta kolam pemeliharaan (pemijahan ikan).

Baca:  Dokaran di Alun-Alun Kota Gresik

Bagi Petrokimia Gresik, Buncop banyak memperkenalkan produk hasil aplikasi riset mulai dari cara bercocok tanam hingga produk unggulan. Kali ini, Buncop PG kembali memperlihatkan hasil aplikasi produk riset (NPK Horti 12-11-20) dalam acara yang dikemas dalam Petik Bersama Keluarga Besar Petrokimia Gresik di Kebun Percobaan (Buncop) PT Petrokimia Gresik, Minggu (8/11/2015). Adapun komoditas yang dipetik adalah buah melon dan aneka sayuran.

Direktur Teknik & Pengembangan (Dirtekbang) PT Petrokimia Gresik, F.Purwanto mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya perusahaan untuk mengenalkan hasil aplikasi produk riset PG. “Kami tengah memperkuat riset sebagai bentuk diversifikasi usaha. Sekaligus upaya untuk meningkatkan daya saing perusahaan,” ujar F Purwanto.

Purwanto menegaskan, alasan meningkatkan daya saing sama halnya dengan upaya pemulihan kesehatan tubuh. Ada dua hal penting yang harus diperhatikan, yaitu kondisi fisik, dan kondisi psikis.

Baca:  Situs Makam Panjang Leran Kabupaten Gresik

“Peningkatan daya saing secara fisik lebih dititikberatkan pada peningkatan mutu produk, penguatan brand image, serta diversifikasi, baik produk maupun usaha. Adapun peningkatan daya saing secara psikis lebih mengarah pada berbagai upaya mendekatkan diri pada konsumen secara intensif, dan menjadi bagian dari keseharian mereka,” tuturnya.

Purwanto menambahkan, berkaitan dengan peningkatan daya saing serta upaya mendekatkan diri pada konsumen, PG memiliki miniatur sinergi unit usaha agroindustri yang komprehensif dari hulu ke hilir, yaitu di Buncop.

“Buncob merupakan sarana penelitian sekaligus ekspose hasil ujicoba aplikasi pupuk, benih, produk hayati, dan juga produk olahan yang dihasilkan melalui proses riset,” tambahnya.

Selama tiga tahun terakhir, Buncob juga sering dikunjungi petani, kelompok tani, distributor pupuk, instansi pemerintah, swasta, serta mahasiswa dan pelajar untuk memperoleh informasi teknis tentang produk serta aplikasinya, percontohan usaha tani terpadu, produksi benih (bibit bermutu), serta pembuatan pupuk organik.

Baca:  Gresik Kota Lama Antara Kuliner dan Kejayaan Masa Lalu

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *