Home » Hikmah Islam » Mati dan Hidup Itu Dijadikan Allah Sebagai Ujian
Master tukang, tutorial pertukangan

Mati dan Hidup Itu Dijadikan Allah Sebagai Ujian

hidup dan mati

Banyak orang di dunia ini yang belum tahu arti sesungguhnya kenapa kita dihidupkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang mana kita sebelumnya itu tidak ada. Sebagian orang hanya berpikiran untuk hidup happy-happy saja, ada yang sibuk mengejar kehidupan dunia mereka, ada yang sibuk menumpuk harta sebanyak-banyaknya, ada yang sibuk dengan kebebasan dirinya dan masih banyak lagi yang lainnya. Padahal di kitab Allah Al-Quran telah menjelaskan bahwasannya mati dan hidup itu dijadikan Allah sebagai ujian

 

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, (Q.S. Al-Mulk : 2)

 

Baca:  Inilah Kesaksian Syetan Pada Hari Kiamat Kelak

Ujian untuk apa? Ujian siapa-siapa yang lebih baik amalnya. Jadi kita tidak diciptakan dengan sia-sia, melainkan untuk senantiasa mengabdikan diri kita kepada Allah semata dan menyembahnya dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.

 

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (Q.S. Adz-Dzaariyaat : 56)

 

Semua isi langit dan bumi ini pun bertasbih memuji-Nya, karena apa? Karena kepatuhan mereka, karena ketaatan mereka, karena ketakutan mereka, kepada Robb mereka, yaitu Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q.S. Al-Hadiid : 1)

 

Namun kita tidak mengerti tasbih mereka, kita tidak mengerti apa yang sedang mereka ucapkan.

Baca:  Perumpamaan Amalan Yang Dilakukan Orang Kafir

 

Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun. (Q.S. Al-Israa’ : 44)

 

Maka sudah sepatutnya dan seharusnya kita menyembah Allah, senantiasa berada di jalan-Nya dan taat kepada-Nya. Karena untuk itulah sebenarnya tujuan hidup dan alasan Allah menciptakan kita semuanya di muka bumi ini.

 

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (Q.S. Al-Bayyinah : 5)

 

Ayo semua saudara-saudaraku. Tidak ada kata terlambat untuk bertaubat dan berhijrah menjadi lebih baik lagi.

Baca:  Apakah Allah Itu Benar-Benar Ada? Apa Buktinya?

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *