Home » Ilmu Bisnis » Bisnis Budidaya dan Jual Beli Kayu Jabon Mempunyai Prospek Cerah

Bisnis Budidaya dan Jual Beli Kayu Jabon Mempunyai Prospek Cerah

budidaya kayu jabon 300x208 Bisnis Budidaya dan Jual Beli Kayu Jabon Mempunyai Prospek CerahBisnis Budidaya dan Jual Beli Kayu Jabon Mempunyai Prospek Cerah. Perkembangan industri kayu terus menggeliat, pasar kayu internasional juga terbuka lebar. Namun kendala atas ilegal loging membuat eropa dan Amerika mengeluarkan eco label dan sertifikat legal kayu untuk kayu yang berasal dari Indonesia. Kondisi ini merupakan tantangan sekaligus peluang, sebab membuka peluang baru bagi para pebisnis tanaman hutan industri atau para petani mandiri yang tekun menanam kayu industri.

Guru besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Prof Dodi Nandika menyatakan, pasokan kayu dari hutan alam kian seret. Padahal industri selalu membutuhkan pasokan. Hal itu membuat harga kayu melejit. Industri pun melirik kayu cepat tumbuh seperti sengon, kayu jabon, mahoni, akasia, kayu afrika, suren, atau gmelina sebagai sumber pasokan.

Sejak diperkenalkan pada 2008, jabon Anthocephalus cadamba kian populer di kalangan pekebun.

Di antara kayu-kayu cepat tumbuh itu kayu sengon dan kayu jabon lah yang paling genjah. Tanaman siap panen pada tahun ke-5 pascatanam dengan diameter batang 30—35 cm. Namun, sengon yang mulai populer pada 1990-an ternyata bertumbangan dihantam penyakit karat puru. Akibatnya jabon naik menggantikan posisi sengon. Masyarakat pun berbondong-bondong terjun menggeluti bisnis kayu kadamba—sebutan lain kayu jabon. Kebun mulai skala kecil, 10.000 bibit hingga 1-juta bibit per tahun muncul di berbagai daerah. Para pembibit mengandalkan bibit asal semai biji dengan harga jual Rp800—Rp1.500 per batang. Atau memilih bibit asal kultur jaringan yang harga jual lebih tinggi 3 kali lipat dibanding bibit asal biji.

Sebagai tanaman baru, belum ada data resmi tentang total luas penanaman kayu jabon. Namun, menurut Dr Irdika Mansur MForSc, Periset tanaman kehutanan di lembaga riset SEAMEO-Biotrop, pada 2012 diperkirakan hampir 500-juta bibit jabon terjual dari penangkar yang tersebar dan ditanam di berbagai wilayah di Indonesia. Itu belum termasuk hasil penanaman tahun sebelumnya.

Menurut Dr Supriyanto, periset di Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor,  pada kurun 2009—2010 saja, terdapat penanaman 50-juta sampai 100-juta bibit jabon—setara hampir 5.000—10.000 ha luas lahan. “Saat ini luasan totalnya bisa lebih dari sejuta hektar,” kata Irdika.

Kayu Jabon Mudah Terserap pasar

Kayu Jabon banyak ditanam untuk mereklamasi lahan bekas tambang di Sumatera dan Kalimantan. Dengan masa tanam 5—6 tahun, pohon-pohon yang ditanam massal pada 2009—2010 diperkirakan siap panen pada 2014—2015. Dengan asumsi setiap pohon menghasilkan kayu 0,5—0,8 m3, maka pada 2014 terdapat pasokan 25-juta—80-juta m3. Panen raya hingga 80-juta m3 kayu jabon pada 2014, diperkirakan masih mampu diserap pasar. Ke mana kayu-kayu itu berlabuh?

Manajer bagian Litbang dan Pengendalian Mutu PT Kutai Timber Indonesia (PT KTI) H Suhardjono menyebutkan dengan hasil seperti itu industri masih mampu menampung produksi kayu. Produsen kayu lapis di Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, itu misalnya memerlukan pasokan 360.000—420.000 m3 kayu per tahun. KTI memiliki dua pabrik lain di Surabaya dan Samarinda (Kalimantan Timur) dengan kapasitas sama. Dari kebutuhan sebanyak itu, pasokan kayu hasil budidaya berupa sengon dan balsa baru separuhnya. Artinya, perusahaan itu masih membutuhkan kayu 150.000—200.000 m3/tahun. “Kita maunya  menggunakan jabon 100%, tapi pasokannya tidak ada,” kata Suhardjono.

Kayu Jabon atau Kadamba dipilih lantaran urat kayu dan tingkat kekerasan cukup baik. Penampilannya cocok sebagai alternatif pengganti meranti, yang pasokannya kian hari kian minim dengan harga kian membubung. Urat kayu jabon memang tergolong indah, berwarna putih bersih, meski kekuatannya jauh di bawah jati Tectona grandis, meranti atau bangkirai Shorea sp, atau ulin alias kayu besi Eusideroxylon zwagerii. Oleh karena itu Suhardjono yakin produksi 25-juta hingga 80-juta m3 kayu jabon pada 2014 bakal terserap pasar. “Jika ketersediaan bahan baku ada, kami bisa menambah kapasitas. Itu mudah saja dengan menambah jam kerja,” kata Suhardojono.

Prof Dodi Nandika mengungkapkan kebutuhan kayu tidak mengenal kata cukup. Itu karena kayu dibutuhkan mulai dari bahan mebel, material bangunan, dekorasi ruangan, sampai kotak kemas kargo dan kotak telur dan buah. Belum lagi permintaan ekspor. Kebutuhan kayu bertambah seiring pertambahan jumlah penduduk. Kebutuhan kayu mencapai 0,5 m3 per orang per tahun.

Dari gambaran diatas, cukup jelas bahwa prospek bisnis jual beli maupaun budidaya kayu Jabon mempunyai prospek pasar yang cerah. Selain itu, kayu jabon merupakan kayu alternatif yang akan mengikis potensi ilegal loging di Indonesia. (trubus/ edtr:adt)

Kata Pencarian:

harga kayu jabon 2013 (72),harga jabon 2013 (32),harga kayu sengon 2013 (16),analisis budidaya pohon jabon (15),prospek kayu jabon (14),harga kayu jabon tahun 2013 (12),harga pohon jabon 2013 (11),harga kayu afrika (11),harga jual kayu jabon 2013 (9),prospek jabon (9),harga kayu jabon (8),budidaya kayu jabon (8),jual kayu jabon (7),prospek pohon jambon 2013 (6),perusahaan yang membutuhkan pasokan kayu jabon di bogor (6),kayu jabon 2013 (6),pengusaha kayu jabon (6),analisa budidaya jabon (6),penjualan kayu jabon (5),harga pohon jabon (5),pembeli kayu jabon 2013 (5),prospek budidaya jabon (5),harga pohon sengon 2013 (5),beli kayu jabon (5),PROSPEK MENANAM JABON (5),analisa usaha jabon (4),harga bantuan nanam kayu jabon per hektar (4),harga jual kayu afrika (4),analisis usaha kayu jabon (4),analisa usaha kayu jabon (4),bisnis kayu (4),budidaya pohon gmelina (4),harga kayu sengon tahun 2013 (4),harga jual pohon jabon (4),jual beli kayu jabon (4),prospek pohon jabon (4),harga kayu jabon terbaru 2013 (4),prospek tanaman jabon (3),daftar harga sengon 2013 (3),harga kayu gmelina (3),Pemasaran pohon jabon (3),prospek kayu lapis 2014 (3),beli jabon siap panen (3),pemasaran kayu jabon (3),perusahaan pembeli kayu jabon (3),bisnis jabon (3),prospek jabon 2013 (3),budidaya gmelina (3),analisa budidaya kayu jabon (3),prospek bisnis pohon jabon (3),prospek bisnis kayu (3),harga jabon (3),peluang untuk bisa menjual kayu sengon ke pasar dunia (3),budidaya kayu balsa (3),harga albasia 2013 (3),pembeli kayu sengon di jatim (3),gmelina vs jabon (3),pembeli kayu jabon (3),budidaya kayu afrika (2),bibit kayu afrika (2),pemasaran jabon (2),daftar harga kayu kebun buah (2),harga kayu mahoni per batang (2),pohon jabon 2013 (2),budidaya sengon 2013 (2),harga pohon akasia siap panen (2),budidaya pohon gamelina (2),budidaya pohon bangkirai (2),peluang pasar kayu jabon (2),prospek kayu gmelina (2),pohon jabon siap panen (2),budidaya akasia (2),peluang usaha jabon (2),bisnis jual beli kayu (2),peluang usaha kayu (2),peluang usaha kayu lapis di tahun 2015 (2),prospek bisnis kayu mahoni (2),Pasar kayu (2),bisnis kebun kayu (2),pasar kayu jabon (2),bisnis budidaya sengon 2013 (2),Harga kayu jabon hari ini (2),bisnis budidaya jabon (2),harga kayu sengon jawa timur 2013 (2),eksportir kayu jabon (2),bidi daya pohon jabon oleh pt kutai timber indonesia (2),harga kayu sengon di jawa timur (2),perusahaan kayu sengon jawa timur (2),BISNIS KAYU RANDU JAWA TIMUR (2),beli sengon bogor (2),penjual bibit kayu afrika (2),analisa bisnis kayu jabon (2),analisa usaha pohon jabon (2),harga jual pohon sengon 2013 (2),jual kayu ulin surabaya gresik sidoarjo 2012 (2),analisis infestasi kayu JABON (2),ekspor kayu jabon (2),terima kayu balsa (2),harga jabon perbatang (2),pembeli pohon jabon (2)
syarara rias pengantin gresik Bisnis Budidaya dan Jual Beli Kayu Jabon Mempunyai Prospek Cerah

Suarakan Pendapatmu

comments

About Berita Gresik & Jawa Timur

Gresik.co merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Gresik. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>