Home » Ilmu Bisnis » Cara Hentikan Pajak Progresif Motor Yang Telah Terjual
Master tukang, tutorial pertukangan

Cara Hentikan Pajak Progresif Motor Yang Telah Terjual

Adanya Peraturan Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta No 2 Tahun 2015 berisi mengenai pajak progresif untuk pemilik kendaraan maka bila seseorang yang mempunyai motor lebih dari satu akan dikenai pajak meski motornya sudah dijual.

Tentu saja hal ini menjadi masalah karena motor sudah tidak ada di tangan tapi pemilik motor harus tetap membayar pajak progresifnya.

Supaya pajak progresif berhenti sehingga tidak menjadi beban Anda karena motor telah terjual maka pemilik kendaraan dapat melakukan sejumlah cara berikut;

Cara menghentikan pajak progresif;

1 Datang ke Samsat bagian loket pajak.

2 Petugas akan mencocokan data di komputer atas kendaraan pelapor.

3 Isi form untuk Blokir STNK atau Pemberitahuan pelepasan dan penyerahan Hak Kepemilikan dan Penguasaan kendaraan Bermotor. Anda akan terkena biaya Rp 20.000. Form tersebut akan berisikan kapan serta alasan pemblokiran pajak progresif.

Baca:  Cara Mengetahui Beras Mengandung Pemutih, Pelicin, dan Pewangi

4 Sediakan:

materai Rp 6.000.

Foto copy KTP pelapor

Foto copy kartu keluarga

Foto copy STNK

Bukti motor telah terjual

Bila Anda telah melakukan hal tadi maka pajak progresif akan menjadi beban pemilik baru dari motor tersebut.

 

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *