Home » Ilmu Bisnis » Cara Mengetahui Beras Mengandung Pemutih, Pelicin, dan Pewangi
Master tukang, tutorial pertukangan
Beras mengandung pemutih

Cara Mengetahui Beras Mengandung Pemutih, Pelicin, dan Pewangi

Cara mengetahui beras mengandung pemutih, pelicin, dan pewangi. Persaingan usaha di bisnis perberasan ada kalanya memicu produsen untuk menawarkan berbagai beras dengan Kualitas premium. Putih, licin, dan wangi adalah beras yang disukai ibu rumah tangga.

Beras mengandung pemutih

Sayangnya ada beberapa kasus yang ditemukan di pasaran perihal beras yang dicampur pemutih agar kelihatan beraih. Begitu pula aroma wangi yang muncul sering disiasati dengan pewangi.

Untuk mengetahui secara pasti apakah beras yang kita beli mengandung zat berbahaya, tentunya perlu penelitian laboratorium. Namun bukan berarti masyarakat umum tidak bisa mengenalinya. Guru besar Institut Pertanian Bogor, Dr. Tien R. Muchtadi, memberikan cara mengidentifikasi bahan-bahan kimia tak lazim yang ditambahkan pada beras. Tips ini menolong kita mengenali pemutih, pelicin dan pewangi hanya dengan menggunakan indra kita.

  • Bila kita mendapatkan beras dengan warna terlalu putih dan ketika diraba terasa licin di telapak tangan, bisa dicurgai kalau beras tersebut mengandung pemutih.
  • Beras yang telah ditambahkan pemutih mengeluarkan bau yang tidak lazim seperti bau kimia. Bila disimpan selama beberapa hari akan mengeluarkan bau yang kurang sedap. Ketika dicuci, air hasil cucian tidak keruh dan ketika dimasak nasinya berasa sedikit asam.
  • Zat klorin biasanya digunakan untuk memutihkan warna beras. Beras yang sudah diberi klorin berwarna putih pekat, tidak bening.
  • Beras yang mengandung klorin, ketika dimasak tidak tampak seputih semula dan tentunya rasanya kurang enak.
  • Kenali jenis-jenis beras yang beraroma wangi, misalnya pandan wangi. Beras jenis ini bentuknya cenderung membulat, tidak memanjang. Bila menemukan beras yang tidak sesuai dengan ciri-ciri pandan wangi tetapi berabau pandan bisa dicurigai menggunakan pewangi.
  • Ambil segengam beras lalu remas dengan telapak dan jari tangan. Beras dengan tambahan pelicin biasanya akan terasa licin saat diremas, namun ketika dilepaskan banyak butiran yang menempel pada tangan kita.
Baca:  3 Strategi Pemasaran Penting Sebelum Membuka Usaha

Demikian cara membedakan berbagai beras yang mengandung bahan berbahaya, ketelitian dalam membeli tentu bisa menjaga kesehatan kita dan keluarga.

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *