Home » Ilmu Bisnis » Memilih Media Pemasaran yang Tepat Dalam Memulai Bisnis
Master tukang, tutorial pertukangan

Memilih Media Pemasaran yang Tepat Dalam Memulai Bisnis

Merintis sebuah usaha merupakan sebuah pekerjaan yang gampang-gampang susah, sebab pada titik inilah tenaga dan pikiran kita dicurahkan untuk upaya mengenalkan dan membangun produk. Upaya mengkomunikasikan produk ini haruslah sesuai dengan kaidah marketing, agar mempunyai dampak signifikan kepada konsumen yang hendak kita bidik.

Berbagai media bisa kita gunakan untuk mengenalkan merek kita, diantaranya media cetak, audio visual, dan yang sedang trend saat ini adalah media sosial semacam facebook, twitter, dan linkedin. Media cetak bisa kita gunakan dengan menyesuaikan pada target konsumen kita, dengan biaya yang relatif lebih murah media cetak akan mampu meningkatkan awareness konsumen terhadap produk kita. media cetak ini bukan semata-mata media koran atau majalah, tetapi juga brosur, pamflet, spanduk, dan flyer.

Media elektronik, relatif lebih mahal, bahkan untuk media televisi perhitungannya menggunakan slot iklan yang di bagi menjadi 15 detik, 30, detik, dan 45 detik tergantung permintaan pengiklan. Media televisi atau radio mempunyai cakupan wilayah yang sangat luas bahkan nasional, tetapi badget yang terlalu tinggi seringkali menjadi kendala, apalagi bila usaha kita relatif masih baru dengan modal yang kecil.

Baca:  Jurus Jitu Melayani dan Mempertahankan Pelanggan

Pilihan yang sangat rasional sebagai media komunikasi murah, segmented, dan mempunyai efek domino yang kuat adalah pemasaran melalui online. Pemasaran online bisa dilakukan melalui pembuatan website atau blog. Namun karena website atau blog relatif membutuhkan waktu dan dibutuhkan pemahaman dasar mengenai blogging, maka UMKM sebaiknya menggunakan media sosial sebagai pintu gerbang pemasaran online.

Media sosial menjadi salah satu solusi alternatif karena memang sudah booming sejak lima tahun terakhir, bahkan fitur-fitur yang mempermudah kita dalam memasarkan produk juga tersedia melimpah, mulai fan page hingga grup-grup diskusi. penggunaannya pun relatif mudah bahkan oleh orang yang tergolong awam sekalipun.

Meskipun promosi dilakukan melalui online, efek dari pemasaran pun bisa berdampak offline melalui mulut ke mulut  atau word of mouth. jika bisa mengkombinasikan model pemasaran online dan offline, bisa dipastikan produk kita akan mudah diterima oleh konsumen.

Berbagai metode pemasaran ini harus kita evaluasi tingkat efektivitasnya, karena bukan tidak mungkn ada yang tidak cocok dengan produk kita. Hasil evaluasi dan trial yang terus menerus dan pantang menyerah akan mengasah kemampuan marketing kita lebih luas. Kegagalan dalam menggunakan media sebagai upaya promosi bukan berarti produk kita gagal di pasaran, tapi mungkin ada faktor lain yang harus diperhatikan. Sesekali ajaklah konsumen kita untuk berdiskusi tentang media promosi apa yang mereka sukai sehingga kita akan mendapatkan feedback yang positif bagi produk kita.

Baca:  Cara dan Prosedur Ekspor Impor Terbaru 2013

Suarakan Pendapatmu

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *